oleh

Jalan Berlumpur Menuju Suoh Mulai Ditangani

RADARLAMPUNG.CO.ID – Jalan rusak milik provinsi menuju Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), baik via Kecamatan Batubrak Lambar maupun via Simpang Wonosobo Kabupaten Tanggamus mulai ditangani.

Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung Mulyadi Irsan mengungkapkan, ruas tersebut mulai ditangani dari ruas Pekon Balak Suoh, Jalan Batubrak-Suoh.

“Sudah ada penanganan jalan di ruas Pekon Balak Suoh. Yang tertimbun longsor di lokasi tanah yang turun ke badan jalan dan bercampur air sehingga badan jalan menjadi berlumpur,” beber Mulyadi.

Menurut laporan yang diperoleh dari timnya di lapangan, kondisi jalan semakin parah karena ada irigasi pengairan yang juga tertutup longsoran sepanjang 200 meter.

“Ditambah lagi kendaraan bermuatan berat yang rodanya menggunakan rantai, sehingga memparah jalan tersebut. Kami melakukan penanganan dengan menurunkan alat berat becho loader untuk membuang lumpur dan mengganti dengan sub base. Sampai kemarin sudah lebih 25 meter dikerjakan,” beber Mulyadi.

Dia menambahkan, penanganan jalan akan terus dilakukan hingga berfungsi normal.

Sementara soal penanganan jalan dengan perbaikan khusus tengah proses tender. Nantinya antara Pemprov Lampung dan Pemkab Lambar akan berkoordinasi .

“Untuk perbaikan jalannya, akan dilakukan di Suoh sepanjang empat kilometer dan menuju Suoh dari Lampung Barat sepanjang 7 kilometer ini yang dari Provinsi. Tapi nanti ada juga yang dari Kabupaten Lampung Barat,” lanjutnya.

Diberikan sebelumnya, jalan provinsi menuju Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), baik via Kecamatan Batubrak Lambar maupun via Simpang Wonosobo Kabupaten Tanggamus, dalam kondisi rusak parah. Setiap harinya, jalan berlumpur dan mobil yang melintasinya macet menjadi pemandangan.

Padahal, terang salah satu anggota DPRD Lambar Dapil Suoh dan BNS, Donny Kurniawan, jalan milik pemerintah provinsi tersebut menjadi penghubung dua kabupaten. Yaitu antara Lambar dengan Tanggamus. ”Kerusakannya kini parah, banyak mobil nyangklak. Kasihan mereka, apalagi sampai mobil mereka mengalami kerusakan di tengah jalan karena kondisi jalan yang rusak parah,” ungkapnya saat meninjau jalan tersebut, Rabu (8/7).

(rma/sur)

Komentar

Rekomendasi