oleh

Mekanisme Kepemimpinan Kepala Madrasah Pada Masa Pandemi Covid-19

 

Oleh : Lukman Hakim, S.Pd.,M.M.
(Kepala MTs N 1 Bandarlampung)

Peran dan tugas kepala madrasah di tengah pandemi Covid-19  -yang mensyaratkan siswa belajar dari rumah-, sebagai instructional leader sangat ditekankan.

Instructional leader merupakan fungsi kepala madrasah sebagai pimpinan dalam proses pembelajaran.

Sebagai instructional leader, dalam situasi saat ini kepala madrasah harus dapat belajar dengan cepat. Pun mampu beradaptasi dengan kondisi yang berubah secara cepat. Sehingga mampu menularkan semangat beradapatasi perubahan pada guru, siswa, dan orangtua secara cepat dan akurat.

Peran dan tugas kepala madrasah pada masa darurat antara lain, membentuk tim penanganan masa darurat di internal madrasah (Pimpinan, TU, Kesiswaan, UKS, dan Komite). Tim penangan masa darurat di madrasah bertugas untuk mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi warga madrasah dari tertular dan menularkan virus.

Tim itu selanjutnya secara lebih detil akan membuat program-program kegiatan yang berkenaan dengan tugas utamanya. Seperti menginventarisir kebutuhan yang berkenaan dengan protocol darurat di madrasah; mendistribusikan informasi tentang pencegahan covid di lingkungan madrasah; mengonsep tatalaksana aktifitas di lingkungan madrasah sesuai SOP Covid; dan sebagainya.

Kedua, kepala madrasah berperan untuk berkoordinasi dengan para wakil kepala madrasah, menentukan kebijakan pembelajaran masa covid/darurat.

Pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia membuat banyak madrasah menghentikan proses pembelajaran tatap muka. Sebagai gantinya, dilakukan pembelajaran jarak jauh atau darning. Bersama dengan para wakil kepala madrasah, kepala madrasah menentukan kebijakan dan desain pembelajaran online yang akan dilaksanakan di madrasah.

Selain pembelajaran online kepala madrasah juga harus mempersiapkan pembelajaran tatap muka atau luring yang sesuai protokol pencegahan Covid-19.

Dari hasil koordinasi dengan wakil kepala madrasah, akan dihasilkan desain pembelajaran yang akan diimplementasikan di madrasah. Yang akan melibatkan seluruh civitas akademik.

Peran ketiga: memberi semangat kepada guru, siswa, dan orangtua. Di antara kemampuan yang harus dimiliki kepala madrasah adalah kemampuan memberi motivasi dan mempengaruhi orang-orang agar bersedia melakukan tindakan-tindakan terarah pada pencapaian tujuan, melalui keberanian mengambil keputusan tentang kegiatan yang harus dilakukan.

Komentar

Rekomendasi