oleh

Sedih! Gara-gara Terlilit Hutang Rentenir, Lahan Kopi Diserobot

RADARLAMPUNG.CO.ID – Seorang warga di Lampung Barat dilaporkan ke polres setempat atas dugaan penyerobotan lahan perkebunan kopi. Laporan disampaikan oleh Sapri Edwin, warga Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedungsurian.

Pada laporan yang tertuang dalam LP/B-331/ VII/ 2020/ LPG /Res Lambar/SPKT tertanggal 13 Juli 2020 tersebut, Sapri menyatakan penyerobotan lahan kopi dilakukan oleh PR. Kasus ini dipicu hutang piutang.

Bermula saat Sapri meminjam uang sebesar Rp70 juta pada Februari 2019. Saat itu ia menjaminkan tiga sertifikat  tanah. Terdiri dari dua sertifikat kebun kopi dan satu sertifikat tanah. Hutang tersebut diberi tempo Juli 2019 dengan pengembalian sebesar Rp135 juta.

“Saya awalnya meminjam uang kepada PR sebesar Rp70 juta untuk kebutuhan berkebun. Saya agunkan sertifikat rumah dan kebun dengan bunga pinjaman sebesar 95 persen atau Rp65 juta,” kata Sapri kepada wartawan.

Pada  kesepakatan awal, Sapri diharuskan melunasi hutang beserta bunga pinjaman sebesar Rp135 juta pada Juli 2019. Namun saat jatuh tempo, ia belum mampu membayar serta meminta perpanjangan waktu.

Komentar

Rekomendasi