oleh

Dua Hari Bertambah 11 Kasus, Ada Pedagang Pasar

radarlampung.co.id-Dua hari, ada 11 penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lampung. Diantara kasus tersebut, ada yang merupakan hasil screening pedagang di Pasar Gedong tataan, Pesawaran.

Penambahan ini berdasarkan rilis juru bicara non teknis tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Lampung, A. Chrisna Putra, pada Sabtu (18/7) sebanyak sembilan kasus, dan Minggu (19/7) sebanyak dua kasus baru.

“Per Minggu (19/7) total Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 231 orang, diisolasi 45 orang, meninggal 12 orang, dan yang sembuh 174 orang,” beber Chrisna.

Dia menjabarkan, pasien nomor 221, usia 42 tahun perempuan alamat Kabupaten Tulangbawang Barat. Kronologinya, pada 12 Juli 2020 tiba di Lampung datang dari Jakarta langsung dilakukan isolasi mandiri. Namun saat di cek pasien diketahui positif Covid-19.

Kemudian pasien nomor 222 perempuan 39 tahun perempuan alamat Pesawaran. Pasien nomor 222 merupakan seorang pedagang di Pasar Sukaraja, Gedong Tataan Pesawaran yang di screening melalui rapid tes massal. “Pasien merupakan pedagang di pasar tersebut. Tidak ada riwayat perjalanan dari wilayah terjangkit ataupun kontak kasus terkonfirmasi. Hasil pemeriksaan rapid test diperoleh reaktif dan langsung dilakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan laboratorium pada tanggal 17 Juli 2020 hasil laboratorium konfirmasi positif kondisi saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit umum daerah Kabupaten pesawaran,” beber Chrisna.

Kemudian pasien nomor 223 perempuan 46 tahun yang juga merupakan pedagang di Pasar Sukaraja, Gedong Tataan, Pesawaran pasca dinyatakan positif Covid-19, saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit umum daerah Kabupaten Pesawaran.

“Kemudian, pasien nomor 224 seorang laki-laki asal Tanjungsari, Natar, Lamsel berusia 25 tahun beralamat Sekayu, Sumatera Selatan. Pada tanggal 1 Juni, tiba di Lampung mengunjungi anaknya di desa Tanjung Sari Natar Lampung Selatan. Pada tanggal 26 juni, pasien kontak dengan pasien nomor 205 pada suatu acara. Pasien nomor 224 adalah hasil tracing nomor 205 pada tanggal 14 Juli 2020 hasil laboratorium konfirmasi positif kondisi saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit umum daerah Kabupaten Lampung Selatan,” tambahnya.

Sementara pasien nomor 225 perempuan 63 tahun, pasien nomor 226 perempuan 37 tahun, pasien nomor 227 perempuan 43 tahun, pasien nomor 228 perempuan berusia 8 tahun, pasien 229 laki-laki 14 tahun, seluruhnya asal merupakan hasil tracing pasien nomor 224.

“Seluruhnya kondisi baik, sekarang sedang menjalani isolasi mandiri,” lanjutnya.

Sementara pasien nomor 230 perempuan 54 tahun asal Pesawaran, 16 juli 2020 dilakukan screening rapid tes di gedong tataan, diperoleh rapid reaktif dan dilanjutkan swab hasilnya positif. Bekerja pedagang dan tidak ada riwayat perjalanan

“Untuk pasien nomor 231, merupakan laki-laki 27 tahun Bandarlampung, 16 Juli pernah sakit di rawat di rumah sakit swasta batuk, pilek, ganggu penciuman, tenaga kesehatan di provinsi Lampung. Dan dinyatakan positif, kondisinya tengah di isolasi swasta. Kemudian pasien sembuh empat orang asal Bandarlampung, pasien 134 perempuan, 188 pasien perempuan 47 tahun, pasien 197 anak berusia 9 tahun lak-laki, dan pasien nomor 208 balita laki-laki beralamat Bandarlampung,” tandasnya. (rma

Komentar

Rekomendasi