oleh

Pacu Investasi, Lampung Ikuti The 3rd IID Singapura

radarlampung.co.id – Guna mendorong akselerasi investasi, di tahun 2020, Lampung berkesempatan untuk mengikuti The 3rd Indonesia Investment Day (IID). Indonesia Investment Day Singapura ini sendiri telah diselenggarakan untuk ketiga kalinya kerjasama BKPM dengan KBRI Singapura dan Bank Indonesia.

Mengingat situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung saat ini, penyelenggaraan kegiatan ini dilakukan melalui inovasi secara virtual pada tanggal 4 Agustus – 22 Oktober 2020, melalui website https://www.investindonesia.sg/.

Keikutsertaan Lampung dalam pameran investasi ini merupakan wujud dari koordinasi FOILA yang telah dibentuk berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 68 Tahun 2017 tanggal 7 November 2017 tentang Forum Investasi Lampung dan Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/597/B.04/HK/2017 tanggal 24 November 2017 tentang pembentukan susunan organisasi Forum Investasi Lampung.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto yang juga Ketua Forum Investasi Lampung (FOILA) mengatakan, dalam hal ini gubernur Lampung Arinal Djunaidi telah memberikan arahan pada FOILA untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kita akan ikut serta dalam forum itu, tapi kita tidak akan berkunjung kesana langsung melainkan secara virtual. Dimana sekarang kita ingin tetap memiliki optimisme soal ini. Karena infestor mungkin dalam waktu dekat ini masih wait and see. Jadi mereka masih menunggu dan melihat-lihat,” katanya.

Dia melanjutkan, FOILA ingin menggunakan kesempatan ini untuk memunculkan potensi provinsi Lampung. Jadi, pada saatnya perekonomian mulai bergerak, para investor sudah bisa mengambil keputusan, dan menjadikan Lampung sebagai alternatif pilihan mereka untuk berinfestasi.

Dirinya juga tidak ingin kehilangan waktu, meskipun perekonomian saat ini sedang lesu. Pihaknya juga telah melakukan upaya-upaya perbaikan regulasi dan evaluasi agar investasi di Lampung bisa bergerak tumbuh.

“Kemudian kita juga sudah melakukan pembenahan yang menyeluruh di PTSP untuk memberikan pelayanan sehingga nanti kita akan perbaharui peluang investasi dan lain-lain,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) provinsi Lampung, Budiharto Setyawan mengatakan, melalui FOILA, Lampung sendiri telah mendapatkan status RIRU (Regional Investment Relation Unit).

Ini merupakan upaya bersama dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia serta didukung oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebagai single point of contact bagi investor luar di Indonesia.

Adapun Lampung akan melaksanakan webinar investasi dan one-on-one meeting dengan investor potensial pada tanggal 15-16 September dengan membawa beragam proyek investasi mulai dari Pengembangan kawasan industri hingga pariwisata.

“Keikutsertaan Lampung dalam kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi daerah dan memberikan multiplier effect yang besar kepada masyarakat dari terjaringnya investasi,” pungkasnya. (Ega/yud)

Komentar

Rekomendasi