oleh

RSUD Menggala Diusulkan Ganti Nama

RADARLAMPUNG.CO.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala diusulkan ganti nama. Persaudaraan Orang Menggala (Omega) di Jakarta yang mengusulkannya.

Usulan tersebut berdasarkan surat Ketua persaudaraan Omega nomor SKO/001/0720. Surat ini ditujukan pada Bupati Tulangbawang.

Dalam surat itu diusulkan perubahan nama RSUD Menggala menjadi RSUD Prof. Dr. Cholid Badri.

Almarhum Cholid Badri merupakan direktur RSUD Menggala pertama. Dia menjabat selama tiga tahun, dari 2006 sampai dengan 2008.

Selama menjabat, pria yang lahir di Menggala, 3 Oktober tahun 1942 silam itu dirasa cukup berhasil. Dibuktikan dengan banyaknya bantuan dari Kementerian Kesehatan. Saat itu, Kemenkes dinahkodai oleh Siti Fadilah Sapari.

Cholid Badri juga orang pertama yang memotivasi tenaga medis dan dokter di RSUD Menggala mengambil sekolah spesialis dengan rekomendasi tertulis. Setelah lulus, mereka kemudian mendapatkan tugas di RSUD Menggala.

Demikian dibeberkan oleh Ketua Umum Lembaga Adat Megou Pak Tulangbawang (LAMP-TB) Abdurachman Sarbini Natamengala. Menurut Mance – sapaan akrabnya, usulan itu tidak berlebihan. “Beliau berjasa untuk RSUD Menggala,” kata Mance kepada radarlampung.co.id, Senin (20/7).

Semasa hidupnya, Cholid Badri pernah bertugas sebagai kepala bagian Radiologi di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Saat itu, ia juga sebagai guru besar ilmu Radiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Almarhum juga pernah ditugaskan sebagai ketua program studi Biomedis Pascasarjana FKUI.

Hal lain, usulan tersebut juga mempertimbangkan nama beberapa rumah sakit di Lampung yang menggunakan nama putra daerah, seperti RSUD Abdul Moeloek, RSUD Ryacudu, dan lainnya. (nal/sur)

Komentar

Rekomendasi