oleh

Pemasangan Box Culvert Flyover Sultan Agung Hanya Bagian Kanan

 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pembangunan Flyover Sultan Agung yang tengah menyelesaikan tahap pertama, berupa pelebaran ruas jalan yakni pemasangan box culvert dan pemangkasan pohon. Namun, untuk pemasangan box culvert hanya berlaku dibagian sisi kiri -ruas jalan dari arah Mal Boemi Kedaton menuju Wayhalim.

Itu juga terlihat dari proses pelebaran jalan dengan membongkar drainase di sisi kiri dan kanan ruas jalan. Bedanya di sisi kanan -ruas jalan arah dari Wayhalim ke Mal Boemi Kedaton hanya dinaturalisasi. Atau dengan batu pondasi.

Menurut, Kepala Pelaksana Pembangunan Flyover Sultan Agung, Sutarno, itu sudah sesuai rencana dalam kontrak: hanya dilakukan pembersihan drainase, normalisasi dan pembetulan kembali yang mengalami kerusakan.

“Kita sebagai pengembang harus mengikuti aturan yang sudah sesuai dari pemerintah daerah. Untuk sisi kiri, dipasang box culvert, karena drainase itu sudah terlalu sempit dan aliran air tidak lancar jika musim hujan,” katanya kepada Radar Lampung, Selasa (21/7).

Sementara, pengerjaan box culvert, nampaknya tidak bisa semulus begitu saja. Pasalnya, beberapa pemilik usaha disekitar pembangunan melakukan penyetopan kegiatan pembongkaran drainase di sisi kiri ruas jalan.

Hal itu, diungkapkan Sutarno. Pada Minggu pagi (19/7), pihaknya terpaksa memberhentikan pengerjaan tepat di depan Ruko Ecayo Musik samping Gang Nuri. “Kita hanya melaksanakan tugas saja dari pimpinan untuk membongkar trotoar yang akan kita pasang box culvert. Karena, ada penolakan, akhirnya kita tunda sampai saat ini,” bebernya.

Sutarno mengatakan, pihaknya akan melanjutkan pembongkaran bila sudah ada instruksi dari Dinas Pekerjaan Umum. Namun, hingga saat ini belum ada instruksi lebih lanjut. “Si pemilik tanah kabarnya ingin bertemu langsung dengan Dinas Pekerjaan Umum. Kita sebagai pekerja di lapangan hanya mengikuti saja. Jika memang sudah bisa kita kerjakan, ya kita kerjakan sesuai teknisnya,” tandasnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi