oleh

Survei Rakata, Petahana Lamtim Terancam

radarlampung.co.id – Petahana Lampung Timur, Zaiful Bokhari terancam. Ya, pernyataan ini tertuang pada rilis Lembaga Survei Rakata Institute hasil survei terkait elektabilitas di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di kabupaten Lampung Timur (Lamtim).

Dalam rilis yang dikeluarkan Rabu (22/7) itu, Survei dilakukan dengan sampel 1000 koresponden yang tersebar di 24 kecamatan dengan jumlah pemilih sebanyak 790.149. Di mana survei dilakukan pada 14 – 18 Juli 2020.
Hasilnya petahana Zaiful Bokhari dari segi popularitas mencapai 94,70 persen, sementara elektabilitas 25,80 persen. Dua sosok membayangi Zaiful yakni Yusran Amirullah dengan popularitas 88,5 persen dan elektabilitas 17,10 persen. Sementara, Dawam Raharjo dengan angkat tingkat elektabilitas sebesar 23,10 persen, dan popularitas 77,60 persen. Dan Zaiful Bukhari (66,10%) menjadi sosok paling disukai disusul Dawam Rahardjo (56,20%) dan Yusron Amirullah (55,60%).
Peneliti Rakata Institute Yuli Harmoko menerangakan, Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Kabupaten Lamtim yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan dengan jumlah 1000 sampel.
Memang, angka tertinggi dari sebagian besar survei menrujuk kepada petahana. Namun, dikatakan terancam, sebab ada dua sosok yang menjadi bayang-bayang. Yakni Yusran Amirullah dan Dawam Rahardjo.
Sosok Dawam Raharjo birokrat senior putra daerah Lampung Timur dengan elektabilitas 23,10% yang diusung PKB dan berasal dari kalangan Keluarga Besar NU ini akan menjadi salah satu penantang kuat sang petahana apabila bisa memaksimalkan motor PKB dan NU yang ada di Lampung Timur. “Kelemahannya adalah sebagai sosok pendatang baru di politik Lampung Timur Dawam Rahardjo masih perlu meningkatkan tingkat popularitasnya lebih tinggi lagi,”jelasnya.

Kemudian untuk Yusron Amirullah, Rakata menilai politisi Nasdem dan juga petarung lama di Pilkada Lamtim yang sudah 2 kali pernah bertarung dalam pilkada tentu membuat sosoknya masih banyak dikenal dikalangan pemilih lamanya. Tentunya Yusran memiliki keinginan besar untuk bisa menang pada keikutsertaan yang ke 3 kali ini.

“Sosoknya sebagai ketua Partai NasDem tentu bisa membuatnya lebih maksimal dalam menggerakkan motor partainya dalam pertarungan Pilkada kali ini untuk mencapai kemenangan. Hanya saja, adalah bayang-bayang 2 kali kekalahan pada Pilkada sebelumnya tentu sedikit banyak akan berpengaruh kepada psikologis tim dan pemilih,” kata dia.

“Kelamahan petahana juga ada di tingkat kepuasan atas kinerja. Sebagai Bupati Lamtim, tingkat kepuasan kinerja Zaiful Bokhari hanya 55,70% menjadi salah satu indikator kelemahan.
Ditambah lagi 54,20% masyarakat menginginkan Bupati baru. Seharusnya titik aman seorang petahana tingkat kepuasan kinerja harus lebih dari 60,00%.,” kata dia. (abd/ang)

Komentar

Rekomendasi