oleh

Usulkan Insentif Tenaga Medis Dari APBN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Insentif untuk sekitar 130 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran yang bersumber dari APBN saat ini tengah diusulkan melalui Pemerintah Provinsi Lampung.

“Ada edaran dari provinsi untuk segera mengajukan insentif dari APBN. Sudah kita ajukan. Namun untuk kisarannya, tergantung kebijakan dari pemerintah pusat. Kalau insentif yang bersumber dari APBD, untuk April dan Mei sudah dibayarkan,” kata Direktur RSUD Pesawaran Yasmin, Kamis (23/7).

Menurut dia, insentif bagi tenaga medis di RSUD dialokasikan dari dana Covid-19 yang bersumber dari APBD Pesawaran. Semua tenaga medis hingga petugas cleaning service juga diberikan insentif dengan nilai bervariasi.

“Hampir semua dokter mendapat insentif. Kan, tetap memberikan perawatan di masa pandemi. Memang bervariasi. Tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19 lebih besar dibanding yang bukan merawat. Tapi perbedaannya tidak terlalu besar,” urainya.

Dilanjutkan, untuk dokter spesialis mendapat insentif sebesar Rp1,75 juta per bulan yang berhadapan dengan pasien Covid-19. Kemudian bukan dokter spesialis mendapat insentif Rp1,25 juta. Sementara untuk dokter umum yang kontak dengan pasien Covid-19 sebesar Rp1 juta.

“Kemudian perawat isolasi, IGD sekitar Rp750 ribu dan perawat biasa sekitar Rp500 ribu per bulan,” paparnya

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran Harun Tri Djoko mengatakan, insentif tenaga medis yang bertugas di puskesmas sudah dibayarkan. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi