oleh

Penumpang Turun Drastis, Pengusaha Angkutan Boleh Naikan Tarif

RADARLAMPUNG.CO.ID – Memasuki Idul Adha 2020, jumlah penumpang hingga Juli 2020 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Mencapai 30 persen dampak Covid-19.

Kepala Terminal Tipe A Rajabasa Denny Wijdan mengatakan, penurunan ini sangat terasa bagi pengusaha di bidang angkutan umum. Ditambah, pemerintah pusat juga telah mengelurakan peraturan pembatasan jumlah penumpang, sebesar 70 persen.

“SE Menteri Perhubungan No. 11 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat pada masa adaptasi kebiasaan baru untuk pencegahan penyebaran Covid-19, Bandarlampung untuk mobil penumpang dibatasi sebesar 75 persen atau sebanyak sekira 14 penumpang kalau bangkunya 25,” katanya kepada Radar Lampung, Minggu (26/7).

Persentase 75 pesen berlaku bagi mobil penumpang yang wilayahnya zona hijau dan kuning. Sedangkan zona merah dan oranye, kapasitas penumpang dibatasi hingga 50 persen. “Peraturan ini berlaku hingga masa Covid-19 ini berkhir,” ujarnya.

Lantaran jumlah penumpang mengalami penurunan, pihaknya yakin bahwa setiap bus atau kendaraan penumpang justru dapat menyesuaikan kapasitas penumpangnya masing-masing.

“Ya, kalau dibandingkan tahun lalu pada bulan yang sama, penurunan penumpang itu sampai 30 persen. Jadi pembatasan itu akhirnya terjadi secara alami,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah pusat juga memberikan kelelusaan kepada pengusaha angkutan melalui operatornya, untuk menaikan tarif angkutannya, hingga mencapai 20 persen.

“Kita tidak memberikan subsidi bagi pengusaha. Akan tetapi, kita sudah sosialisasikan, pengusaha kebijakan masing-masing dapat menaikan tarif hingga 20 persen,” bebernya.

Menurutnya, kenaikan tarif itu terbilang wajar dan normal bila memang diterapkan oleh pengusaha. Namun, hingga saat ini pihaknya belum mendata, angkutan mana saja yang telah menaikan tarif.

“Ini sampai batas waktu pandemi Covid-19 ini selesai. Setelah itu tarifnya ya harus turun lagi menjadi tarif normal,” tandasnya. (apr/sur)

Komentar

Rekomendasi