oleh

KPU Lampung Soroti Anggaran Pilkada Bandarlampung dan Pesbar, Ini Sebabnya

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pilkada serentak digelar 9 Desember mendatang. Sampai Selasa (27/7), masih ada dua daerah di Lampung yang angka realisasinya masih minim. Kedua daerah itu yakni Bandarlampung dan Kabupaten Pesisir Barat.

Ketua KPU Provinsi Lampung,  Erwan Bustami mengatakan,  rata-rata realisasi anggaran pelaksanaan pilkada serentak di Lampung sudah mencapai 60 persen dari total Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Namun,  di Bandarlampung baru 41, 03 persen,  dan Peaisir Barat baru 41, 18 persen. (selengkapnya lihat grafis).

Dari semuanya,  untuk Bandarlampung yang hanya bertahan hingga Agustus 2020. Sementara,  tujuh daerah lain bisa mencukupi tahapan hingga September 2020. “Ini data keuangan terbaru di 8 kabupaten/kota yang pilkada, ” ucapnya,  Senin (27/7).

Mantan Ketua KPU Kabupaten Waykanan ini melanjutkan,  pihaknya tetap optimis semua daerah bisa melaksanakan tahapan sesuai regulasi yang telah ditetapkan. KPU, lanjutnya, juga meminta Pemerintah Daerah di masing-masing tempat agar bisa melakukan pelunasan transfer paling tidak di 15 Agustus 2020.

“Yang jelas,  KPU  Provinsi  Lampung terus melakukan monitoring dan asistensi terkait anggaran pilkada di 8 KPU kabupaten/kota. Kita tetap optimis bahwa pemerintah didaerah memnuhi anggran yang sudah di NPHD maupun yanf telah di adendum.  Pada pilkada lanjutan ini  kabupaten/kota tersebut mendapatkan tambahan anggaran juga ada yang mendapatkan hibah APD dari pemerintah daerah, ” kata dia.

Sebelumnya, Meski Ditjen Keuda Kementerian Dalam Negeri meminta seluruh pemda agar mentrasfer anggaran pilkada sebanyak 100 persen pada 9 Juli 2020,  namun faktanya baru dua daerah saja yang melengkapinya.

Ketua KPU Provinsi Lampung,  Erwan Bustami mengatakan dua daerah yang sudah melunasi anggaran pulkada 100 persen sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) adalah Lampung Selatan Rp40, 3 miliar dan Lampung Timur Rp30 miliar. Sementara untuk Bandarlampung, Metro, Way Kanan, Lampung Tengah, Pesawaran, Pesisir Barat baru menyelesaikan 40 persen sesuai NPHD tahap awal.

“Memang realisasinya berbeda-beda setiap daerah. Tapi rata-rata pemdanya sudah menyelesaikan sebanyak 40 persen anggaran dari total NPHD. Yang sudah 100 persen Lamsel dan Lamtim, ” jelasnya,  Jumat (10/7).

Dia mengatakan,  yang mejadi persoalan adalah dimana rata-rata ada penambahan anggaran. Di mana,  KPU dimasing-masing daerah yang mengusulkan penambahan anggaran mesti melakukan adendum NPHD. “Perubahan di adendum itu kan nilainya berubah, ” kata dia.

Karenanya,  pihaknya menekankan kepada masing-masing KPU di daerah agar berkoordinasi dengan pemkab untuk merampungkan adendum tersebut. “Di sana kan ada perubahan pagu anggaran dan rincian anggaran, karena ada relokasi efesiensi anggaran, serta perubahan mekanisme jumlah transfer anggaran dari Pemda ke KPU sesuai Permendagri 41 tahun 2020, ” jelasnya.  (abd/wdi)

Realisai Anggaran Pilkada 8 Daerah di Lampung

 

Daerah / Realisasi

Bandarlampung 41, 03 persen

Metro 100 persen

Lampung Selatan 100 persen

Lampung Tengah 90 persen

Lampung Timur 100 persen

Pesawaran 93, 38 persen

Pesisir Barat 41, 18 persen

Waykanan 58, 16 persen

 

Total : 80, 25 persen

Komentar

Rekomendasi