oleh

Polres Limpahkan Kasus Korupsi BOK Puskesmas ke Kejari Lampura

radarlampung.co.id – Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Lampung Utara (Lampura), melimpahkan perkara Tipikor Dana Bantuan Operasi Kesehatan (BOK) Puskesmas Ogan Lima Kecamatan Abung Barat, tahun anggaran 2017 yang bersumber dari APBN kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi, Selasa (28/7).

Pelimpahan tersebut dipimpin langsung Kanit Tipikor Polres setempat, Aipda Edi Candra ke Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Lampura.

Kanit Tipikor Polres Lampura, Aipda Edi Candra membenarkan pelimpahan perkara tersebut. ”Hari ini perkara Tipikor Dana BOK tahun anggaran 2017 sudah kita limpahkan ke Kejari, dengan tersangka Eka Antoni selaku Kepala puskesamas Ogan Lima. Dasar LP / 294 / 2019 / LPG / SPKT Tanggal 6 Mei 2019,” terang Adi Candra.

Menurutnya, tersangka terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1), dan atau Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999, Sebagaimana diubah dengan UU No.20 Tahun 2001. Tentang Pemberantasan tindak pidana korupsi

Sementara, kata dia, untuk modus operandus tersangka, dimana pada tahun 2017, Puskesmas Ogan lima mendapatkan dana bantuan operasional kesehatan (BOK). Sebesar Rp429 juta yang terbagi menjadi 4 Triwulan yang dibagi atau dikelola oleh masing-masing pemegang program puskesmas.

“Namun kegiatan tersebut sebagian kegiatan tidak dilaksanakan dan diduga membuat laporan fiktip, akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan tersangka terdapat kerugian negara sebesar Rp 118.417.184.00,” bebernya.

”Pelimpahan ini kita juga menyertakan barang bukti (BB) berupa, dokumen pertanggungjawan Triwulan 1 hingga triwulan 4,” tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, barang bukti lain yang di limpah Yani, satu Buah buku kas warna hitam a.n. Nurhayati Bin Musa, satu lembar slip setoran rek BNI Norek : 453375156 an. EKA ANTONI. Sebesar Rp. 64.500.000 Tanggal 03 Mei 2017, RKA bantuan BOK tahun 2017, Nota pencairan dana (NPD) Tahub 2017 Puskemas Ogan lima dan surat teguran Dinas.

”Pada saat pelimpahan tersangka mengembalikan kerugian negara sebesar Rp118.417.184.00  didepan Penyidik dan JPU,” pungkasnya. (ozy/yud)

Komentar

Rekomendasi