oleh

Di Lamtim, Jumlah Hewan Kurban Capai 6.640 Ekor

RADARLAMPUNG.CO.ID-Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Timur meningkatkan pengawasan terhadan ternak yang akan dijadikan hewan qurban pada Idul Adha mendatang.

Kepala Dinas Peternakan Lamtim Alma Turidi menjelaskan,  pengawasan terhadap hewan kurban dilaksanakan melalui kegiatan monitoring  secara rutin. Menurutnya, selama monitoring tersebut jajarannya juga menghimbau kepara para peternak agar memberikan obat cacing kepada ternaknya satu bulan sebelum dijadikan hewan kurban. Itu agar saat dijadikan hewan kurban sudah aman untuk dikonsumsi.

Dilanjutkan, pemantauan kondisi kelayakan hewan kurban juga dilakukan di semua pedagang yang menjual hewan kurban. Menurutnya, persyaratan hewan yang layak kurban di antaranya giginya sudah tanggal satu atau usianya minimal 1 tahun, selain juga harus aman, sehat dan utuh (Asuh).  “Ternak yang sakit atau cacat tidak diperbolehkan sebagai hewan kurban,”jelas Alma Turidi didampingi Kabid Kesehatan Hewan drh.Evi Yusvianora, Rabu (29/7).

Lebih lanjut dijelaskan, guna mencegah pandemi covid-19, maka pemantauan hewan kurban tetap menerapkan protokol kesehatan. Antara lain, mengenakan alat pelindung diri, berupa masker dan sarung tangan. “Selain menjelang hari raya Idul Adha pemantauan dan pengawasan juga rutin dilakukan terhadap ternak milik masyarakat maupun perusahaan,” lanjutnya.

Untuk Idul Adha 1441 H ini, perkiraan ternak yang akan disembelih untuk kurban mencapai 6.640 ekor yang tersebar di 24 kecamatan. Itu terdiri dari, 1.487 ekor sapi, 5.149 ekor kambing dan 4 ekor kerbau.  Sedangkan, lapak penjual hewan kurban di Lamtim 42 lokasi. (wid/wdi)

Komentar

Rekomendasi