oleh

Waspada! Belasan Gajah Terpantau Dekati Perkebunan Warga Suoh

radarlampung.co.id – Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Bidang Wilayah II Liwa Lampung Barat, Resort Suoh  mengidentifikasi bahwa 12 ekor gajah TNBBS mulai mendekat dengan perbatasan, bahkan hanya berjarak 1,5 kilometer saja dari batas TN. 4530 atau mulai mendekati areal perkebunan warga yang berbatasan dengan TNBBS.

Kepala TNBBS Resort Suoh Sulki mendampingi Kepala TNBBS Wilayah II Liwa Amri mengungkapkan, posisi pada pukul 08.00 Wib mengarah kearah perbatasan, sehingga pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada, dan mengurangi aktifitas di kebun untuk sementara waktu.

“Kami sudah menyampaikan kepada kawan-kawan peratin khususnya Tuguratu, Sumberagung, Ringinsari, agar menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang punya kebun di sekitar kawasan khusus di dekat area keberadaan gajah tersebut untuk waspada, dan untuk sementara mengurangi aktifitas di kebun, ” katanya.

Keberadaan kawanan gajah tersebut bisa diketahui, jelas Sulki, itu dikarenakan salah stau gajah yang telah diberi nama Bunga, telah dipasangi alat berupa GPS Collar,  hal ini memudahkan petugas untuk memantau pergerakan gajah asli TNBBS tersebut.

”Kita bisa tahu karena alat sudah  dipasang di salah satu gajah yang kami beri  nama Bunga, jadi   kami sudah bisa  melakukan sejumlah upaya sejak dini,  agar menghindari konflik gajah dan manusia terus terjadi  khususnya di wilayah Resort Suoh,” katanya.

Lanjut Sulki, imbauan dan upaya dini dilakukan dalam rangka meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan, karena kawanan gajah liar tersebut cukup agresif sehingga dikhawatirkan akan membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak dikehendaki terhadap kawanan gajah tersebut, dan tetap terus melakukan koordinasi dan harus dalam komando pihak terkait dalam melakukan upaya seperti penggiringan dan lainnya agar kawanan gajah tersebut bisa menjauh, ” pungkasnya.  (nop/ang)

Komentar

Rekomendasi