oleh

Pembangunan BBIP di Trimurjo Tersendat

RADARLAMPUNG.CO.ID- Masih ingat rencana pembangunan Balai Benih Ikan Plus (BBIP) di Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah ? Nampaknya rencana ini tersendat di tengah pandemi Covid-19 dan belum ada kegiatan perikanan.

Kepala Dinas Perikanan Lamteng Laksono Ramdan menyatakan belum ada kegiatan di BBIP. “Belum ada kegiatan apa pun. Saya sudah melihat lokasinya. Belum ada bangunan,” katanya.

Ditanya berapa jumlah kolam yang sudah dibuat, Laksono menyatakan dirinya tidak tahu. “Nggak tahu saya jumlahnya. Nanti saya tanya ke Kabid-nya,” ujarnya.

Masalah bangunan di lokasi BBIP, Laksono menyatakan diserahkan ke Dinas PUPR “Dinas PUPR yang akan membangunnya. Rencananya tahun ini, tapi kayaknya tertunda karena pandemi Covid-19. Anggaran pembangunannya tanya saja ke Dinas PUPR,” ungkapnya.

Berdasarkan LPSE Pemkab Lamteng, pembangunan BBIP sudah masuk proses lelang dengan nilai Rp999,9 juta. Sayangnya kepala ULP Pemkab Lamteng tidak pernah bisa dikonfirmasi.

Diketahui BBIP dibangun di atas lahan 5 hektare. Pembangunannya dicanangkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto 7 Oktober 2019. Sudah dibuat beberapa kolam yang masing berukuran 10 x 20 meter. Loekman menyatakan BBIP akan menjawab ketersediaan benih ikan dan pakan yang juga sebagai media transformasi teknologi perikanan dari hulu hingga hilir. “Menjadikan BBIP sesuai harapan, tentunya diperlukan kerja keras semua pihak terkait dan semangat gotong-royong dari segenap stakeholder. Tujuan besar ini, saya yakin akan terwujud dengan empat komitmen yang telah disepakati. Satu niat, satu langkah, satu suara, dan satu tujuan. Bersama kita bisa!” tegasnya.

Keberadaan BBIP ini, kata Loekman, untuk memasok benih ikan di Lampung dan Indonesia. “Kita jadikan yang terbesar di Lampung dan Indonesia. Menjadi pemasok benih ikan. Kita pilih di Kecamatan Trimurjo karena struktur irigasinya sudah mantab, mudah dijangkau, dan wilayahnya aman untuk beraktivitas. Karena itu, mari sama-sama menjaga stabilitas keamanan di Lamteng. Di sini pusat rumpun pertanian di Lamteng dan Lampung,” katanya. (sya/wdi)

Komentar

Rekomendasi