oleh

Begini Kata Bawaslu Kota Soal Konglomerasi dan Politik Uang

RADARLAMPUNG.CO.ID- Bawaslu Kota Bandarlampung angkat bicara terkait dugaan konglomerat yang turun dalam pilwakot Bandarlampung 2020.

Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung,  Candrawansyah mengatakan,  pihaknya tetap berkomitmen melakukan pencegahan dalam  berpolitik uang. Sebab,  indikasi turunnya konglomerat dalam pilkada bermuara pada hal tersebut. “Intinya kita siap memerangi politik uang sesuai demgan aturan yang ada,” kata dia.

Dia melanjutkan,  salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menginisiasi Kelurahan Anti Politik Uang. “Ini salahsatu upaya kita untuk menekan kecurangan pilkada tahun depan. Masyarakat langsung terlibat mengawal pengawasan pilwakot,” ucapnya.

Candra bilang,  pihaknya terbuka dalam informasi sekecil apapun terkait kecurangan pilkada salahsatunya politik uang. “Untuk menciptakan pilkada yang bersih,  butuh komitmen dari semua lapisan khususnya masyarakat, ” ujarnya.

Sebelumnya, Akademisi Universitas Lampung Dr. Dedy Hermawan angkat bicara terkait dugaan konglomerat turun tangan dalam mendukung bakal calon kepala daerah. Dedy mengatakan, yang selama ini harus dilawan adalah hegemoni pengusaha atau corporate dalam mengendalikan pesta demokrasi.

“Ini harus dilawan. Karena disinyalir ada niat jahat untuk melanggengkan kapitalisme. Melanggengkan bisnisnya. Tentunya ini mengancam kesejahteraan masyarakat. Ini sangat berbahaya jika memang benar ada demokrasi yang dikendalikan oleh corporate,”tandasnya, Senin (3/8). (abd/wdi)

Komentar

Rekomendasi