oleh

“Selamat Jalan Pak Bhabin, Kami Adalah Saksi Anda Orang Baik”

 

radarlampung.co.id – Tiyuh Gunung Katun Tanjungan dan Tiyuh Gunungkatun Malai, Kecamatan Tulangbawang Udik, Tulangbawang Barat (Tubaba) berduka.

Itulah tranding topik Whats App Group (WAG) masyarakat setempat setelah mendengar peristiwa yang akhirnya merenggut nyawa Bripka Munzir Rahman, Babinkamtibmas tiyuh setempat.

Kabar duka yang masuk pada Selasa (4/8) sekitar Pukul 18.20 WIB di WAG itu membuat warga yang selama ini mengenalnya tidak percaya. Bahkan, puluhan orang yang membalas kabar duka di WAG tersebut memperingatkan agar tidak main-main memberi informasi.

Sebab, baru satu hari yang lalu, mereka bertemu dengan pria asal Kampung Gunung Sugih, Lampung Tengah itu. Apalagi selama ini, pria yang dikenal ramah itu tidak pernah terdengar mengeluhkan sakit apapun.

Namun ternyata, kabar duka yang sebelumnya diposting salah satu warga ini benar adanya. Bhabinkamtibmas Tiyuh Gunung Katun Tanjungan dan Tiyuh Gunung Katun Malai ini berpulang menghadap Yang Maha Kuasa. Karena itu, pekan kemarin merupakan hari terakhir bagi almarhum dan warga setempat untuk hanya sekadar bertegur sapa.

Meski baru sekitar dua bulan, namun kedekatan almarhum yang akrab disapa Pak Bhabin ini sudah sangat terasa dengan masyarakat. Bahkan, masyarakat di dua tiyuh itu menyatakan kecocokannya bergaul dengan pria yang sebelumnya bertugas di Satuan Brimob Polda Lampung ini.

“Bhabin kita yang baru itu orangnya bagus, nggak sombong, gaul juga dengan kita-kita yang hanya petani ini,”ungkap Feri (33) dan Sukri (39) warga Gunung Katun Malai dan Gunung Katun Tanjungan.

Perasaan yang sama juga diungkapkan Midiyan (47) warga lainnya. Menurut Ketua Panwas Tubaba ini, almarhum yang baru saja menjabat sebagai bhabinkamtibmas merupakan orang baik. Tidak membedakan antara satu dengan lainnya, suka diajak diskusi, tidak kenal waktu agar bisa dekat dengan warga.

“Saya memang baru kenal, tapi beliau orangnya baik dan gaul. Semoga husnul khotimah,”jelas Ketua Panwas Tubaba ini kepada radarlampung.co.id, tadi malam.

Hi.Ferdi Glr. Stan Sebandar juga menyatakan bahwa Bhabin yang berpostur tegap itu baru bertemu dengan dirinya hari Minggu kemarin, karena itu ia pun awalnya tidak percaya. “Saya suka caranya bergaul, sangat dekat dengan siapa pun. Insyaa Allah beliau husnul khotimah. Amin..amin,”tambah Ferdi lagi.

Laili Wandanar, warga lainnya juga menyatakan hal yang sama. Baginya walaupun almarhum adalah teman sekolahnya namun anggota prajurit tempur ini tidak menunjukkan ada kesombongan dalam dirinya. Ketika masuk tiyuh, ia selalu membuka kaca helm atau kaca mobil sembari menyapa warga yang dilihatnya. “Ya Allah saya gak percaya, sampai saya telpon kawan-kawan, benar gak. Tapi ternyata benar. Semoga beliau husnul khotimah,”ucapnya.

Sekadar diketahui, almarhum mengalami kecelakaan Selasa Pukul 14.10 WIB, saat akan melaksanakan tugas sebagai Bhabinkamtibmas Tiyuh Gunung Katun Tanjungan. Almarhum berangkat menggunakan R2 Dinas Honda Verza dengan Nopol XXV 22515-34 menuju Tiyuh Gunung Katun.

Ketika melintasi di persimpangan Tiyuh Karta Raharja ia mengalami kecelakaan bertabrakan dengan R4 truk BE 8645 QM yang dikemudikan Ali (58) warga Muara Sungkai, Bunga Mayang, Lampung Utara. Akibatnya, korban mengalami luka berat pada bagian kaki dan kepala. Luka robek di bagian pipi kanan. Cedera tulang di bagian kaki.

Dari tempat kejadian, korban ditangani tim medis Puskesmas Daya Murni. Lantaran kondisi yang mengkhawatirkan anggota dengan NRP 73050123 di rujuk ke RSUD Menggala, Kabupaten Tulangbawang. Namun setelah dilakukan penangganan oleh tim medis rumah sakit setempat, korban akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 18.00 Wib. Selamat jalan Bang, semoga husnul khotimah. (fei/yud)

Komentar

Rekomendasi