oleh

Anak Mantan Bupati Tulang Bawang Ramaikan Posisi Wakil Bupati Mesuji

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Mesuji sampai dengan hari ini (6/8) Sudah Enam hari membuka pendaftaran Bakal Calon (Balon) Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Mesuji periode sisa masa jabatan Tahun 2017-2022.

Di hari ke enam ini, Arief Tritia Hatang yang tak lain merupakan Anak Mantan Bupati Tulang Bawang, Santori Hasan mendatangi DPD Partai Nasdem Kabupaten Mesuji di Desa Mukti karya Kecamatan Panca Jaya Kamis (6/8).

Kedatangan anak mantan orang nomor satu di Kabupaten Sai bumi negah nyappur Tulang Bawang tersebut, untuk meramaikan pemilihan wakil Bupati Mesuji dan disambut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BPP) DPD Partai Nasdem Mesuji, Junaidi.

“Agenda kita mengembalikan Berkas pendaftaran di partai Nasdem. Saya tergerak untuk membantu Bupati Mesuji saat ini untuk membangun Kabupaten Mesuji dengan ketulusan dan keikhlasan. Saya siap mendukung program Bupati saat ini dan niat saya untuk menjadi wakil Bupati yakni menjalin silaturahmi dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Mesuji,” ungkap Arief.

Untuk kesiapan pribadi, Arief mengaku sangat siap lahir dan batin. Hal ini dibuktikan dengan menyerahkan berkas pendaftaran ke partai Partai Nasdem. “Saya berharap dukungan dan doa dari kawan kawan,” ujarnya.

Sementara, Ketua BPP DPD Partai Nasdem Kabupaten Mesuji, Junaidi, SP mengaku pendaftaran Balon Wabup untuk periode sisa jabatan 2017-2022 sudah dibuka sejak 1 Agustus lalu. “Dan akan ditutup per tanggal 7 Agustus 2020. Berbarengan dengan batas akhir pengembalian berkas,” ujar Junaidi.

Mantan Komisioner KPU Mesuji itu menilai, dengan masuknya nama Arief Tirtia Hatang, maka tercatat sudah 5 orang yang mendaftarkan diri lewat Partai Nasdem. Dan sudah dua orang yang mengembalikan berkas yakni Arief Tirta Hatang dan Haryanti Chandralela.

“Ditambah yang sudah mengambil formulir tiga orang yakni Idrus Taufik, Amin Aris, Hendra Wijaya Kusuma. Jadi kami buka penjaringan ini untuk umum, siapa saja boleh, tetapi dengan jangka waktu yang telah terjadwal, untuk kader partaipun tetap berproses sama,” jelasnya. (muk/yud)

Komentar

Rekomendasi