oleh

Minuman Alkohol dan Rokok Ilegal Senilai Rp11,3 Miliar Dimusnahkan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Barang ilegal berupa minuman etil alkohol dan rokok ilegal dimusnahkan Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kantor Wilayah Sumatera Bagian Barat, Kamis (6/8), di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Bumiwaras, Bandarlampung.

Nilainya cukup bombastis. Mencapai  Rp11,3 miliar.

Barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan periode Juni 2019 sampai Juli 2020. Dengan rincian 10.819.004 batang rokok, 2,55 liter liquid vape, dan 6.246,74 liter MMEA (minuman mengandung etil alkohol).

Kepala Kantor DJBC Sumbagbar Yusmariza mengatakan, dari total Rp11,3 miliar BMN ini membuat potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp10 miliar.

Menurutnya, barang-barang yang berhasil diamankan ini menggunakan modus barang tanpa pita atau salah peruntukan. Dari jumlah tersebut setidaknya sudah ada 4 kasus yang naik ke proses penyidikan.

“Ketika penegakan penindakan, bisa disidik atau tidak, kalu konteks penyidikan sesuatu tidak bisa dipaksakan. Karena tergantung pada bukti yang cukup dan kita punya pandangan efek jera berupa pidana,” ucapnya.

Karena itulah, sambung dia, pihaknya bisa melakukan 15 penyidikan terkait pelanggaran. “Tahun ini ada 4 kasus yang sudah proses penyidikan. Dan yang dimusnahkan ini sudah incrah dan barang bukti dieksekusi untuk dimusnahkan,” tambahnya

Lebih lanjut, Yusmariza menegaskan, DJBC sumbagbar tetap akan berkomitmen untuk berintegritas dalam melaksanakan tugas ke arah yang lebih baik. Terlebih, jika berbicara penindakan pabean.

“Jangan hanya sekedar menyelamatkan potensi kerugian negara, namun bagaimana melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal karena bisa merusak kesehatan, lingkungan, persaingan usaha sehat bagaimana bisa bersaing dengan orang-orang yang berusaha dengan cara-cara ilegal,” tambahnya.

Dalam pemusnahan ini turut hadir Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Kapolda Lampung Irjen Purwadi Ariyanto dan sejumlah stakeholder terkait. Pelaksanaan kegiatan pun telah berizin Gugus Tugas Kota Bandarlampung. (rma/sur)

Komentar

Rekomendasi