oleh

PPPUD Polinela Tingkatkan Produktivitas Kopi Premium Lampung Barat

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tim Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) Politeknik Negeri Lampung, meningkatkan Produktivitas Usaha Kopi Premium Gapoktan Triguna 4.5 Sebagai Produk Unggulan Lampung Barat.

Tim yang di ketuai Analianasari dan anggotanya Meinilwita, Eko Win Kenali serta Dayang Berliana ini, melalui pendanaan Kemenristek BRIN, memprogramkan kegiatan tersebut selama 3 tahun (2020-2022).

Ketua Tim PPUD Politeknik Negeri Lampung, Analianasari menjelaskan, sejak 2018, Politeknik Negeri Lampung telah menjalin kerjasama dengan Lampung Barat. Namun, pada Tahun 2020, tim sudah melakukan pendampingan.

Pendampingannya, berupa perbaikan pengolahan kopi menggunakan mesin rosting modern, perbaikan sirkulasi udara di solar dryer untuk mempercepat proses pengeringan sehingga waktu lebih efisien, membuat SOP Pasca panen dan proses pengolahan untuk masing-masing proses, dan memberikan pelatihan membuat kemasan produk tipe Gusset, Standing pouch dan Simple Standing Pouch serta Paper bag.

“Bantuan alat dan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi kopi premium sebagai komoditas unggulan Lampung Barat,” ungkap Analianasari.

Pelatihan Kemasan Produk Pada KWT Triguna Tribudisyukur.

Ana-sapaan akrabnya mengatakan, Kopi merupakan produk yang populer dan diminati oleh semua kalangan masyarakat. Jenis kopi yang dibudidayakan, khususnya di Provinsi Lampung adalah robusta (Coffea canephora).

“Kabupaten Lampung Barat sangat signifikan menyumbang produksi kopi robusta hingga 52,65 ribu ton atau share hingga 48 Persen dari total produksi kopi robusta di Provinsi Lampung. Kopi Lampung memiliki keistimewaan wewangian dan rasanya yang khas,” katanya.

Menurutnya, keistimewaan dan rasa khas kopi, dipengaruhi oleh penanganan pasca panen dan proses pengolahan kopi. Kondisi produksi kopi seperti penanganan pasca panen (sortasi), pengeringan, proses pengolahan, dan kondisi penyimpanan dapat mempengaruhi biji kopi.

“Gapoktan Triguna 4.5 yang berlokasi di Desa Tribudisyukur Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat yang dibentuk pada tahun 1984 ini, beranggotakan 12 orang dan jumlah anggota saat ini 66 orang. Artinya, sudah 35 tahun gapoktan berkomitmen dengan usaha kopi. Kami berharap program kerjasama ini akan berkelanjutan guna mengangkat produk unggulan Lampung seperti Kopi Premium di Kabupaten Lampung Barat,”Tutupnya. (gie/yud)

Komentar

Rekomendasi