oleh

Tangani Banjir, Pemkot Bandarlampung Berencana Pasang Box Culvert

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sekian lama banjir terjadi dibeberapa titik di Kota Bandarlampung, Pemerintah Kota baru berpikir untuk melakukan pengerjaan pembangunan dan pelebaran drainase dengan box culvert. Setidaknya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung mencatat sebanyak 9 kelurahan rawan banjir.

Setidaknya, kemarin ada tiga lokasi yang terpantau mengalami banjir bandang, yakni: Jalan Ridwan Rais, Kedamaian; Jalan Manggis, Waydadi, Kecamatan Sukarame; dan Kampung Kerawan, Bumiwaras.

Sedangkan, sembilan kelurahan rawan banjir menurut BPBD sering terjadi di Kelurahan Rajabasa Nunyai, Rajabasa Raya, Gedungpakuon, Kedamaian, Waydadi Baru, Campangraya, Waylunik, Sukamaju dan Garuntang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandarlampung Sutarno mengatakan, banjir yang terjadi di tiga kelurahan kemarin termasuk dalam kategori musibah bukan bencana, terjadi dikarenakan curah hujan yang panjang.

Diakuinya, tiga titik kelurahan itu memang sudah menjadi langganan banjir. Lantaran, daerah itu kontur tanahnya bersifat cekung. Adapun, solusi dalam menanganinya berupa pelebaran drainase yang ada, dikarenakan drainase masih menjadi tempat masyarakat membuang sampah yang mengakibatkan penyempitan pada saluran air.

“Selain melakukan pelebaran drainase. Ketua RT atau lurah yang daerahnya sering kebanjiran dapat melaksanakan kegiatan gotong royong, membersihkan saluran air,” katanya kepada Radar Lampung di Markas BPBD setempat, Kamis (6/8).

Banjir yang terjadi kemarin, akhirnya menggerakan Walikota Bandarlampung Herman HN beserta jajarannya turun meninjau langsung ke salah satu lokasi banjir di Jl. Yos Sudarso Gang Karawang I, Kampung Kerawang, RT 01/Lk. I Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumiwaras.

Hujan yang turun sejak dini hari mengakibatkan tergenangnya sejumlah rumah warga di lokasi itu. Atas peristiwa itu, Herman HN mengerahkan petugas BPBD untuk melakukan penyedotan air di beberapa titik dan mengerahkan petugas dari dinas pekerjaan umum (PU) guna membersihkan sampah yang menyumbat dibeberapa saluran drainase disekitar lokasi.

Walikota Herman HN berharap ada kesadaran dari warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, yang dapat mengakibatkan aliran gorong-gorong terhambat atau mampet.

Pada kesempatan itu, Herman HN berjanji, paling lambat Desember 2020, Pemkot melalui Dinas PU akan membuat Box Culvert sepanjang 500 Meter yang besarnya 1 meter.

“Dengan box culvert, masyarakat tidak bisa lagi membuang sampah sembarangan. Jadi airnya lancar semua, di sini mudah-mudahan tidak banjir lagi. Pintu airnya juga akan kita perbaiki lagi,” pungkasnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kota Badarlampung Rizky Agung A mengatakan, atas perintah walikota itu, pihaknya akan melakukan perencanaan pemasangan box culvert di Jl. Yos Sudarso Gang Karawang I, Kampung Kerawang, RT 01/Lk. I Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumiwaras.

“Anggaran pelebaran dan pemasangan box culvert melalui APBD Perubahan Tahun 2020. Sementara ini, baru perencanaan. Pemasangan box culvert lebih kuran sepanjang 350 meter,” katanya kepada Radar Lampung via telepon, Kamis (6/8).

Pihaknya juga akan mempersiapkan materi perencanaan dalam pembahasan APBD Perubahan Tahun 2020 untuk penanganan penanggulangan titik lokasi rawan banjir lainnya di Kota Bandarlampung.

Diketahui, berdasarkan rekapitulasi BPBD Kota Bandarlampung 1 Januari-5 Agustus 2020, bencana banjir terjadi di 30 titik. Sedangkan longsor terjadi sebanyak 14 titik. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi