oleh

Metode CTL Diterapkan SMPN 33 dengan Datangi Rumah Salah Satu Siswa

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pandemi covid-19 tidak menyurutkan niat guru untuk berkreativitas. Di mana, mereka tetap berkewajiban menyampaikan materi kepada anak didiknya. Meskipun secara jarak jauh.

Untuk memastikan anak didiknya mengerti dan memahami materi yang diajarkan, SMP Negeri 33 Bandarlampung menerapkan pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) di rumah salah satu siswanya.

Pembelajaran CTL merupakan pembelajaran secara nyata dengan mempraktekkan, menceritakan, dan berdiskusi secara langsung.

“Alat-alat yang disiapkan seperti penggaris, meteran, meja, kursi, dan alat tulis. Ini kita lakukan di masa pandemi ini dengan datang ke rumah salah satu siswa,” ujar Kepala SMPN 33 Bandarlampung M. Yusri, Jumat (7/8).

Selain itu, pembelajaran CTL juga merupakan pembelajaran secara nyata, terkait kehidupan sehari-hari. Dan pembelajaran tersebut cukup bisa diaplikasikan di SMPN 33 yang notabene berada di lokasi yang strategis.

Lingkungan SMPN 33 yang dekat dengan rel kereta api bisa dijadikan lab berbayar murah untuk pembelajaran tentang magnet, garis sejajar, dan pemuaian.

“SMPN 33 juga dekat dengan pemakaman. Siswa bisa belajar mengurus jenazah sekaligus bisa melihat tata cara atau adab ziarah kubur secara langsung. Karena ini pandemi, jadi guru mencari cara lain agar tetap bisa menerapkan pembelajaran CTL,” katanya.

Pihaknya akan terus berinovasi untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif di masa pandemi Covid-19, di mana siswa masih disarankan untuk belajar dari rumah.

“Yang pasti sekolah harus mencari solusi, sehingga hak belajar siswa dapat terpenuhi meskipun tidak maksimal, karena memang sosok guru tak dapat digantikan. Guru juga harus mencari cara untuk bisa menyampaikan materi agar dapat dipahami siswa,” pungkasnya. (rur/sur)

Komentar

Rekomendasi