oleh

Pandemi Virus Corona, Daya Beli Hasil Panen Ikan Air Tawar Anjlok

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pandemi virus Corona berpengaruh besar pada pemasaran hasil budidaya ikan air tawar di Lampung Barat. Jumlah ikan yang dibeli juga menurun.

Sekretaris Asosiasi Pengusaha Perikanan (APP) Lampung Barat Yudi Setiawan mengungkapkan, sejak pandemi, satu pemborong hanya mampu membeli hasil panen pembudidaya sebanyak 1,5 ton saja.

Padahal sebelum pandemi virus Corona, mereka mampu membeli 2,5 ton hingga 3,5 ton per hari.

”Sekarang, jumlah pembudidaya ikan terus bertambah. Sementara sejak adanya Covid-19 ini, pemasaran menjadi terhambat. Pemborong yang menampung hasil panen juta menurun,” kata Yudi.

Bahkan, terus Yudi, salah satu pemborong ikan yang biasanya mampu menampung tiga ton per hari, saat ini hanya 700 kilogram. Hal ini menjadi keluhan para pembudidaya.

Sebab ikan yang tetap berada di kolam, harus diberikan pakan. ”Semua pembudidaya ini mengandalkan sekitar tiga pemborong besar. Harus antri saat panen. Sementara jumlah yang terjual terbatas,” sebut dia. (nop/ais)

 

Komentar

Rekomendasi