oleh

Penyidik Polresta Bandarlampung Kirim SPDP Kasus Prostitusi Online

RADARLAMPUNG.CO.ID – Penyidik Polresta Bandarlampung mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan prostitusi online ke Kejari Bandarlampung. Dua orang yang diduga mucikari ditetapkan tersangka.

Mereka adalah Mealinita Nur Aziz (21) warga Tambora, Jakarta Barat dan Maila Kaesa (31) warga, Pemalang, Jawa Tengah.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana mengatakan, pihaknya masih melengkapi berkas kasus yang melibatkan penyanyi dangdut Vernita Syabila tersebut.

“Kita sedang melengkapi berkas perkara. Untuk SPDP sudah dikirimkan,” kata Resky Maulana, Jumat (7/8).

Untuk Vernita, Resky menyatakan akan kembali dipanggil jika diperlukan untuk melengkapi berkas.

“Kalau diminta dari JPU-nya untuk melengkapi atau penambahan, maka kita panggil,” sebut dia.

Resky juga menegaskan, tidak ada penangguhan penahanan terhadap kedua tersangka.

Selain dugaan perdagangan orang, polisi juga memeriksa kasus penyalahgunaan narkoba. “Untuk narkobanya, kita sudah koordinasikan langsung. Lanjutan kasusnya masih kita kembangkan,” tandasnya.

Diketahui, Vernita diamankan anggota Unit PPA Satreskrim Polresta Bandarlampung, saat berada di sebuah hotel di kawasan Telukbetung Selatan, Selasa malam (28/7).

Berdasar informasi yang dihimpun, Vernita, Mealinita Nur Aziz dan Maila Kaesa diduga terlibat prositusi online. Mereka datang dari Pontianak menuju Lampung. (mel/ais)

Komentar

Rekomendasi