oleh

Pengunjung Pemkot Diperlakukan tak Menyenangkan, Kabanpol PP Bakal Beri Sanksi

 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Salah satu pengunjung kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, Rifki (39) warga Bukit Kemiling Permai mengaku mendapatkan perlakuan tak enak.

Oknum Polisi Pamong Praja (Pol PP) yang berinisial DD itu, yang diketahui bertindak sebagai juru parkir di kantor Pemkot Bandarlampung.

Menurut Rifki, dirinya hampir ditabrak anggota Pol PP saat ingin keluar dari lingkungan pemkot. Saat itu, Ia membonceng keponakannya yang ingin keluar dari lingkungan pemkot. Tiba-tiba, motornya hampir ditabrak oleh anggota Pol PP itu, yang sedang memarkirkan mobil pengunjung.

“Bukannya meminta maaf, DD justru bersikap arogan, keponakan saya hampir terjatuh dari motor. Dia malah membentak saya dengan mata melotot. Kalau tidak membanting stang, mungkin saya sudah tertabrak,” ungkap Rifki.

Saat itu, Rifki mengaku terpancing ikut mengeluarkan kata-kata kasar, karena hampir ditabrak dan dibentak. Akan tetapi, oknum Pol PP justru balik tidak terima. “Dia (DD, red) bilang jangan teriak-teriak, saya ini capek ngurusin mobil-mobil dari pagi,” jelas Rifki menirukan ucapan Dedi.

Pengakuan arogansi oknum Pol PP rupanya terjadi kepada pengunjung lainnya. Salah satu pengunjung, Hendri juga mengaku sempat mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan dari oknum Pol PP lainnya, yang bertugas di pelataran parkir Pemkot Bandarlampung.

Hendri mengaku diperlakukan tidak menyenangkan oleh salah satu oknum Pol PP yang menjaga pintu keluar parkir Pemkot Bandarlampung.  “Kalau namanya tidak tahu, tapi tadi di dekat pintu keluar,” ujarnya.

Sementara, Oknum Pol PP, berinisial DD membantah disebut berlaku kasar. Menurutnya, saat itu kondisinya sedang lelah saat bertugas memarkirkan mobil pengunjung. Selain itu, dirinya merasa tidak membentak. “Saya tidak membentak bang, suara saya memang besar,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pol PP Kota Bandarlampung, Suhardi Syamsi mengaku belum mendapat laporan terkait persoalan tersebut. Namun, dirinya berjanji akan memberi sanksi, bila anak buahnya didapati melakukan kesalahan.

“Saya belum mendapatkan laporan secara khusus. Akan tetapi, kalau memang dia salah saya sebagai pimpinan meminta maaf. Memang tugas mereka mengatur parkir untuk kelancaran bersama,” ucapnya.

Menurutnya, terkait sanksi dan hukuman yang akan diberikan olehnya, akan disesuaikan dengan kesalahannya. Sesuai dengan ketentuan dan aturan-aturan yang berlaku. “Saya belum bisa menentukan sanksinya apa, karena saya belum dapat laporan. Akan tetapi, kalau dia memang salah, tetap akan kita berikan sanksi,” tegasnya.

Dia menjelaskan, ada sebanyak 60 anggota Pol PP atau tiga regu yang ditempatkan mengatur dan menjaga gedung Pemkot Bandarlampung. Dirinya berharap kepada pengunjung dapat berlaku tertib dengan memarkirkan kendaraannya ditempat pakir yang telah disediakan. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi