oleh

Edukasi Masyarakat Melalui Budikdamber dengan Aquaponik di Waykanan

 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Tim Program Penerapan Iptek Kepada Masyarakat (PPIM), Unit Penelitian, Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Lampung (UPPM) Polinela, telah memberikan pelatihan dan menyerahkan seperangkat alat bantu untuk melaksanakan kegiatan budikdamber dengan aquaponik dilahan sempit di Kampung Bumi Baru, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung.

Dr.Henry Kurniawan, S.Si.M.Stat yang bertindak sebagai Ketua Pelaksana PPIM, bersama anggota tim Dewi Kania Widyawati, S.Kom., M. Kom dan Juli Nursandi, M.Si (owner budikdamber Indonesia), telah memberikan pelatihan dan menyerahkan seperangkat alat bantu untuk melaksanakan kegiatan budikdamber dengan aquaponik kepada Ketua Kelompok Pengajian Alhidayah Kampung Bumi Baru, Evi Inda Suryani.

Dr.Henry menjelaskan bahwa PPIM merupakan, skema pengabdian kepada masyarakat tahun 2019 yang dikelola Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Ditjen Penguatan Risbang Kemenristekdikti.

Suasana Praktek Budikdamber dengan Aquaponik

Skema pengabdian ini, kata dia, diusulkan tahun 2019 melalui UPPM Polinela dan dilaksanakan tahun 2020 oleh salah satu tim pelaksana yang terdiri dari tiga orang dosen dan dibantu oleh dua orang mahasiswa.

“Tim pelaksana ini mendapatkan dana hibah pengabdian kepada masyarakat untuk kegiatan selama kurun waktu selama 9 bulan, yang selayaknya dilakukan mulai maret-November 2020 namun karena pandemi covid 19 menjadi Mei 2020 – Januari 2021 mendatang,”jelasnya.

Masih kata Dr. Henry, PPIM ini dilaksanakan di Kampung Bumi Baru, salah satu daerah yang ada di kecamatan Blambangan Umpu ke kelompok pengajian Alhidayah ibu-ibu yang berjumlah 50 orang.

Dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda, mayoritas jenjang pendidikan mereka adalah SMP dan SMA dengan harapan mendapatkan pengetahuan (edukasi) tentang bagaimana memaksimalkan lahan sempit dengan budidaya ikan dan tanaman dalam satu wadah (aquaponik) untuk meningkatkan income pendapatan keluarga.

“Antusias masyarakat untuk kegiatan ini cukup besar, sehingga tidak hanya kelompok pengajian Alhidayah, akan tetapi masyarakat yang ingin mendapatkan pengetahuan tentang budikdamber diizinkan untuk mengikuti pelatihan ini,” katanya.

Sementara, Anggota Tim PPIM sekaligus Owner Budikdamber Indonesia Juli Nursandi, M.Si berharap, PPIM ini dapat memberikan Edukasi tentang budidaya ikan dan tanaman dalam satu wadah (aquaponik) yang tadinya tidak tahu menjadi tahu.

“Yang dari tidak mampu mengatasi kesulitan budidaya tersebut menjadi mandiri,” tutupnya. (rls/gie/yud)

Komentar

Rekomendasi