oleh

“Katanya Mau Damai, Nggak Tahunya Malah Disiksa”

RADARLAMPUNG.CO.ID – Keluarga korban bullying meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Kemudian memberikan hukuman kepada pelaku.

Menurut Nurlinda Sari, sepupu LS (16) yang diduga korban bullying, sebelum kejadian, anak baru gede (ABG) itu dijemput dari rumah, Senin (10/8) lalu.

“Mereka sebelumnya memang ada masalah sepele. Kemudian LS dijemput. Katanya mau damai. Nggak tahunya malah disiksa,” ujarnya.

Dilanjutkan, pihak keluarga cukup terpukul dengan kejadian itu. Selain itu, dikhawatirkan memengaruhi psikis LS. Terlebih video sudah tersebar ke media sosial

“Karena yang berat, dia (LS, Red) dianiaya dan ada ancaman kalau dia mati, akan dibuang ke laut. Kejadiannya saja di pinggir laut. Itu kata dia,” sebut Nurlinda.

Nurlinda mengungkapkan, LS dibawa sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

“Bayangkan saja, adik kami dibawa dari jam 10 sampai jam 3. Itu bukan satu tempat, tapi lain-lain tempat,” tegasnya. (cyi/ais)

 

Komentar

Rekomendasi