oleh

Ricuh Sosialisasi di Kedamaian, Ini Respon Keras Ketua DPD II PG Kota Bandarlampung

RADARLAMPUNG.CO.ID- Video kericuhan Ketua AMPG Bandarlampung dengan Camat Kedamaian Anthony Irawan dan Lurah Tanjungagung Raya Hafid Hasran mengemuka di media sosial. Kericuhan terjadi saat kader partai Golkar tengah melakukan sosialisasi Balonkada di wilayah Kedamaian.

Terkait hal ini, Ketua DPD II Partai Golkar Bandarlampung,  Yuhadi angkat bicara. Dia menyayangkan pengadangan oleh aparatur negara terhadap kader partainya. Yuhadi menilai,  aparatur tak paham aturan. Di mana, pemerintah tidak bisa menggunakan perwali Bandarlampung nomor 18 tahun 2020 tentang pedoman pencegahan Covid-19 di wilayah kota Bandarlampung.

“Pilkada itu ada aturannya sendiri. Bisa dilihat di UU Pilkada. Dasarnya juga sudah jelas. Tidak ada aturan yang dilanggar, ” tandasnya saat dihubungi, Kamis (13/8).

Yuhadi melanjutkan,  tidak etis seorang ASN bertindak sewenang-wenang. Terlebih melakukan kekerasan terhadap niat baik. Sebab,  hal tersebut juga bisa berbalik ke ASN tersebut,  bahkan bisa merujuk ke tindak pidana.

“Jika memang benar, saya kira bisa saja itu dilaporkan ke ranah hukum. Saya kira di UU pilkada jelas kok. Jika dibandingkan dengan Perwali ya tidak sinkron. Terlebih,  kasta UU lebih tinggi, ” tandasnya lagi.

Yuhadi bilang,  ranah pencegahan dan penindakan baik terhadap pelanggaran pemilu terlebih money politic ada di Bawaslu dan Gakkumdu. Itu pun berlaku jika calon sudah ditetapkan. Jika camat sudah melakukan tindakan, artinya hal tersebut mendahului alias offside. “Saat ini kan belum ada penetapan calon dari KPU. Ranah penindakan juga kan bukan di ASN, “kata dia.

Sementara, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandarlampung Budiman AS mengatakan seharusnya ASN di level Camat dan Lurah juga menjaga kondusifitas sebelum, sedang, dan sesudah pilkada. Terlebih,  kata Budiman,  Bawaslu Kota Bandarlampung juga sudah mengeluarkan surat peringatan terhadap Camat se Bandarlampung.

“Bawaslu kan sudah mengeluarkan surat. Agar camat menjaga kondusifitas,  juga terhadap ASN dibawahnya.  Saya kira ini juga perlu diperhatikan, ” kata dia.

Dia juga sangat menyayangkan pencekalan timnya,  di salahsatu lingkungan di Kecamatan Waykandis. Di mana,  salahsatu Amggota DPRD Kota Bandarlampung Febriani Fiska. “Kita sangat menyayangkan,  ada oknum Kaling yang bertindak tidak sewajarnya. Sampai mendorong. Tadinya memang mau dilaporkan ke Kepolisian hanya saja oknum kaling tersebut sudah meminta maaf, ” jelasnya. (abd/wdi)

Komentar

Rekomendasi