oleh

Kapten Indonesia Terbentuk, Siap Jadi Wadah Aspirasi Pekerja Internasional Indonesia

RADARLAMPUNG.CO.ID – Komunitas penyedia tenaga kerja internasional (Kapten) Indonesia menggelar deklarasi sekaligus melantik dewan pengurus wilayah (DPW), Jumat (14/8) siang. Kegiatan ini berlangsung di gedung Nusantara, Telukbetung Utara, Bandarlampung.

Komunitas ini mempunyai visi dan misi memberikan kontribusi mewujudkan sumber daya manusia unggul.

Budi Nugraha selaku ketua DPW Kapten Provinsi Lampung mengatakan, program kerja pertama yang akan dilakukan yaitu mendata semua perwakilan yang ada di Lampung, yang tersebar di 15 kabupaten dan kota. Sehingga semuanya nanti dapat bekerja sama memberi info dan menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Kapten Indonesia, kata dia, akan menjadi rumah dan pelayanan para penyedia tenaga kerja, agar tercipta SDM unggul serta profesional. Didukung dengan sistem transparasi dan sinergi dalam menyelesaikan masalah ketenagakerjaan.

FOTO IST.

Abdul Rauf selaku Ketua Umum DPP Kapten Indonesia menambahkan,  pihaknya siap hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menyelesaikan masalah-masalah ketenagakerjaan. Serta akan mengisi ruang-ruang di mana ada hal-hal yang kadang dilupakan.

“Kami akan merangkul semua pekerja yang bekerja di luar negeri untuk mengapresiasi pekerjaannya. Tidak bisa dipungkiri, tenaga kerja Indonesia adalah salah satu pemberi devisa terbesar kepada negara, untuk itu salah satu tujuan kita akan membuat program perlindungan dan sekolah gratis bagi anak-anak yang orang tuanya bekerja di luar negri,” ucapnya.

Dia menilai, Lampung mempunyai potensi besar dalam menjalankan program-program serta visi misi dari Kapten ini sendiri. Salah satunya yaitu program Sister City yang akan bekerja sama dengan Jepang. “Harapan kami semoga pemerintah dapat mendukung dan bekerjasama mewujudkannya, dan kami akan siap menjadi fasilitator,” kata dia.

Di tempat yang sama, drs. H. Tibriansyah, MM selaku Kabid Penempatan Perluasan Tenaga Kerja Disnaker Lampung mengungkapkan, pihaknya akan mendukung penuh program-program yang telah disusun dan mengawasi sesuai aturan-aturan yang berlaku.

“Semoga komunitas ini menjadi wadah menampung aspirasi tenaga kerja internasional Indonesia. Baik bantuan hukum maupun dalam mewujudkan lapangan pekerjaan, agar jumlah pengangguran dapat berkurang,” harapnya. (hyu/sur)

Komentar

Rekomendasi