oleh

Edward Anthony Berpulang, Begini Kata KPU Lampung tentang “Berani”

RADARLAMPUNG.CO.ID – Wakil Bupati (Wabup) Waykanan Hi. Edward Anthony meninggal dunia, Minggu (16/8) subuh. Edward dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (10/8). (Baca: Kabar Duka, Wabup Waykanan Tutup Usia)

Sebagaimana diketahui, Edward juga merupakan bakal calon wakil bupati kontestan Pilbup Waykanan. Berpasangan bersama Raden Adipati Surya.

Menuju pilkada, Bapaslon yang memiliki tagline “Berani” tersebut sudah mengantongi rekomendasi dari berbagai partai politik. Bahkan dengan kursi luber. Di antaranya Partai Demokrat, PDI Perjuangan, Partai Golkar, dan Partai NasDem.

Lantas bagaimana dengan pencalonan Berani? Komisioner KPU Lampung Divisi Teknis dan Pengawasan Ismanto menjelaskan, pada dasarnya, dilihat pada regulasi yang ada, bisa dilakukan pergantian oleh parpol atau gabungan parpol –jika tidak memenuhi syarat kesehatan. Kemudian, berhalangan tetap (meninggal dunia dibuktikan dengan surat keterangan kematian). Lalu, dijatuhi hukuman pidana oleh pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Jadi melalukan pergantian ranahnya parpol,” ucapnya, Minggu (16/8).

Merujuk pada PKPU tentang tahapan pilkada serentak 2020, pendaftaran hanya diberi waktu tiga hari, 4-6 September 2020. Apakah tenggat waktu parpol untuk mengganti Balonwabup yang sudah disetujui parpol ini hanya sampai tahapan pendaftaran saja?

Ismanto menjelaskan, pengantian bakal calon atau calon yang berhalangan tetap dapat dilakukan pada tahap sejak pendaftaran sampai dengan sebelum penetapan paslon. “Atau sejak penetapan paslon sampai dengan 30 hari sebelum hari pemungutan suara. Rujukannya adalah PKPU Nomor 1 tahun 2020 tentang Pencalonan,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung Ismet Roni mengatakan, pihaknya belum bisa bersikap terkait hal ini. Sebab, dia juga mengaku baru mendengar kabar hari ini. “Belum ada lah, kan kabar dukanya juga baru hari ini,” katanya.

Anggota DPRD Lampung itu mengatakan, nantinya ada langkah-langkah yang diambil. Di mana, dalam persyaratan KPU pun harus berpasangan. Mengenai apakah Golkar bakal menyodorkan kader, dia mengaku hal tersebut bergantung DPP.

“Langkah-langkah tentu ada. Tapi ya kita tetap menunggu apa yang menjadi keputusan DPP, ” ujarnya.

Sementara, Sekretaris DPW Partai NasDem Fauzan Sibron irit bicara terkait hal ini. Dia lebih mengutarakan sikap berkabungnya ketimbang persoalan partai. “Nanti saja ya, pak Edward kan baru saja meninggal dunia,” ucapnya. (abd/sur)

Komentar

Rekomendasi