oleh

Gubernur Keluarkan Surat Penegasan Pejabat Jangan Keluar Daerah

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gubernur Lampung mengeluarkan surat anjuran agar pejabat tidak keluar provinsi. Pun untuk tidak mendatangi wilayah zona merah Covid-19. Surat ini bersifat penting tersebut berlaku untuk beberapa waktu sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Anjuran itu tertuang dalam Surat Gubernur Lampung nomor 900/2421/V.02/2020 tentang Penundaan Berpergian Pimpinan Daerah dan Pejabat Pemda ke Daerah Zona Merah Covid-19.

Surat tersebut menyikapi situasi beberapa hari ini. Di mana, terdapat pimpinan dan pejabat pemerintah daerah terkonfirmasi positif Covid-19. Maka, kepala daerah diminta menunda sementara berpergian luar provinsi. Baik dalam rangka tugas maupun urusan lain ke daerah zona merah dan provinsi dengan kasus tertinggi. Mulai dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Jawa barat.

Hal itu dilakukan sebagai upaya menekan peningkatan kasus serta pencegahan penularan Covid-19 di Lampung.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana membenarkan membenarkan terbitnya surat tersebut. Menurutnya, satgas penanganan Covid-19 Provinsi Lampung menyarankan kepada Ketua Gugus Tugas atau Gubernur Lampung terkait kondisi Covid-19 di Lampung yang mengalami peningkatan kasus.

“Jadi memang kita sampaikan kepada Pak Gubernur, setelah melihat perkembangan kasus meningkat dan begitu kita melakukan evaluasi, semua kasus itu kasus impor,” terang Reihana.

Sehingga, jika kepala daerah atau pejabat publik memiliki agenda tidak begitu penting untuk keluar Lampung, sementara diminta tetap berada di Lampung.

“Hal itu untuk mengurangi rantai penularan covid-19. Ini untuk zona-zona yang berbahaya, bahkan zona hitam. Jadi kita sarankan kepala daerah mengajak kepala daerah lainnya atau forkopimda menunda (berpergian). Meskipun urgen banget, nggak bisa dilarang, sebisa mungkin penundaan. Untuk memutus penularan karena semuanya dengan catatan pelaku perjalanan,” tandasnya. (rma/sur)

Komentar

Rekomendasi