oleh

Demokrat Rekom Arya Lukita-Erlina, Bagaimana Dengan Kherlani ?

RADARLAMPUNG.CO.ID– DPP Partai Demokrat memberikan rekomendasi kepada pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Aria Lukita Budiwan-Erlina dalam pilkada Pesisir Barat. Namun diketahui,  sebelumnya juga nama Erlina diusulkan oleh Partai Golkar,  berpasangan dengan kader partai Golkar Kherlani untuk berpasangan di Pilbup Pesisir Barat.

Jika memang PKB juga merrkomendasikan pasangan ini,  artinya pasangan ini sudah cukup berlayar. Sebab dengan minimal syarat lima kursi,  total yang dikantongi sebanyak enam kursi. Sebab,  baik PKB dan Partai Demokrat masing-masing memiliki tiga kursi.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung Ismet Roni mengatakan,  dengan rekomendasi Partai Demokrat ke Erlina,  dia mengaku tidak mempersoalkan hal tersebut. “Golkar baik-baik saja,  Insya Allah Golkar akan mengambil keputusan yang tetbaik untuk masyarakat Pesisir Barat dan Partai, sabar ya,” ucapnya,  Kamis (20/8).

Sementara,  berdasarkan informasi dihimpun,  ada beberapa skenario yang disiapkan oleh Partai Golkar menyikapi turunnya rekomendasi Erlina bersama Aria dari Partai Demokrat ini. Pertama,  Kherlani akan kembali dipasangkan di Pilwakot Bandarlampung bersama Rycko Menoza. Kemudian,  Kherlani kembali ke Bandarlampung lalu Rycko Menoza ke  Pilbup Lampung Selatan.

Ismet menampik hal tersebut. “Belum (Kherlani ke Pilwakot).  Kalau Lamsel gak ada kaitannya dengan Kotamadya,  Lamsel sudah selesai dan Final TEC dan Antoni Imam, ” kata dia.

Sementara,  Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Imer Darius membenarkan pihaknya mengincar koalisi dengan PKB. “Ya memang rencana kita koalisi dengan PKB, ” jelasnya.

Mengenai Kherlani yang sudah diusulkan Partai Golkar bersama Erlina, Imer bilang, semua masih sah-sah saja lantaran Partai Golkar belum memberikan rekomendasi kepada siapapun untuk kontestasi Pilbup  Pesbar. “Kan Golkar belum mengambil sikap. Tapi kalau mau bergabung tentunya lebih baik, ” kata dia.

Sayangnya Ketua Desk Pilkada DPW PKB Lampung Hidir Ibrahim belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Ponselnya aktif namun panggilan telepon belum direspon. Pesan dikirimkan melalui Whats App juga belum dibalas. Hal serupa ketika Radar Lampung mencoba menghubungi Kherlani. (abd/wdi)

Komentar

Rekomendasi