oleh

Baru 30 Persen, Pembangunan Gedung Parkir Diupayakan Selesai Tahun Ini

 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pembangunan gedung parkir di Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung tahap II terus dikebut. Meskipun demikian progresnya baru mencapai 30 persen.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Supardi mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mengejar keterlambatan pembangunan gedung itu.

“Ya, walaupun bisa saja retensi atau penambahan waktu. Namun, pembangunannya diupayakan tahun ini selesai. Ya, akan tetapi, selesailah tahun ini, biar tidak ada penambahan waktu,” katanya kepada Radar Lampung.

Diketahui, pembangunan gedung parkir Pemkot Bandarlampung tahap II dengan pagu Rp30 miliar itu, proses pengerjaan sempat tertunda lantaran pandemi Covid-19.

Supardi mengatakan, pembangunan tahap I sampau tiga lantai. Kemudian, tahap II dilanjutkan dengan penambahan tiga lantai lagi. Berdasarkan laman lpse.bandarlampungkota.go.id pembangunan tahap I dan II gedung parkir Pemkot Bandarlampung dikerjakan oleh perusahaan yang sama yaitu PT Asmi Hidayat.

PT Asmi Hidayat berhasil memenangkan tender dengan hasil negosiasi pembangunan tahap II sebesar Rp29,784 miliar dan tahap I sebesar Rp19,760 miliar lebih.

Sedangkan pengawas pembangunan tahap II dimenangkan oleh CV Denmass dengan hasil negosiasi sebesar Rp885.692.000,00,- dengan pagu sebesar Rp900 juta.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandarlampung Iwan Gunawan sebelumnya menyebutkan, gedung parkir tersebut yang berada di depan gedung Aula Semergou dirancang dapat menampung sebanyak 400 mobil dan sekitar 1.200 motor.

Gedung tersebut seluas 50×70 m2, dengan desain berbentuk modern. Mencontoh layaknya parkiran yang ada di Bandara Raden Intan. Proses lelang untuk tahap kedua diperkirakan pada bulan Februari 2020 mendatang.

Disisi lain, Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung Badri Tamam mengatakan, gedung yang dibangun dua tahap itu akan diberlakukannya sistem palang pintu, agar diharapkan lebih tertib dan aman.

Meskipun dilengkapi palang pintu, dirinya menyebutkan bahwa, parkir dengan palang pintu dan menggunakan karcis masuk. Tetapi akan diberlakukan tidak ada pungutan biaya sepeser pun alias gratis. “Enggak dipungut biaya supaya lebih tertata rapi dan aman saja,” ujarnya.

Terkait, apakah pengelolaan gedung parkir dipihakketigakan atau tidak, dirinya mengaku, pihaknya masih mempertimbangkan. “Ya nanti kita liat bagaimana kebijakan bapak wali kota,” imbuhnya.

Lanjutnya, gedung parkir tersebut akan diperuntukan bagi seluruh ASN dan masyarakat yang berkunjung ke Pemkot Bandarlampung. “Ini semua untuk pelayanan bagi masyarakat. Kita liat setelah selesai,” pungkasnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi