oleh

KPU-Bawaslu Belum Umumkan Hasil Pleno Verfak Bacaden

RADARLAMPUNG.CO.ID- Hingga pukul 23.30 WIB Jumat (21/8), belumb ada kepastian hasil pleno penetapan dukungan calon perseorangan Pilwakot Bandarlampung yang digelar di Ballroom hotel Radisson.

Baik KPU Bandarlampung maupun Bawaslu Bandarlampung tak ada yang dapat dikonfirmasi mengenai hasilnya. Radar Lampung mencoba menghubungi komisioner KPU Bandarlampung, diantaranya Ketua Dedi Triyadi, Feri Triatmojo dan Ika Kartika. Dari ketiganya, hanya Ika yang merespon pertanyaan wartawan. Namun juga tidak menjawab ihwal hasil pleno.

Lain halnya dengan Ketua Bawaslu Bandarlampung, Candrawansah. Dirinya merespon pertanyaan pewarta soal apa hasil pleno penetapan dukungan calon perseorangan ini. Sayangnya, Candra -sapaan akrab Candrawansah- justru meminta KPU saja yang menjawab.

“Tanya KPU aja ya, wawancara dengan KPU aja dulu,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.

Sementara di rumahnya, Ike Edwin-Zam Zanariah mengumpulkan pendukungnya. Dalam kesempatan itu, Dang Ike -sapaan akrab Ike Edwin- mengatakan memang persoalan yang tengah dihadapinya soal banyaknya dukungan yang menurutnya masuk kategori Memenuhi Syarat (MS) justru jadi tidak memenuhi syarat (TMS). Padahal, datanya sama dengan data milik KPU.

“Persoalan TMS dan Ms, banyak kejanggalannya, dan itu saya kebetulan polisi dab kebanyakan direserse dan malang-melintang di pendidikan, pengadilan, pengacara, berdebat sama Kaligis, sama anan Buyung, amir Syamsudin. Makanya mereka itu nggak berkutik berurusan dengan saya. Maka saya patahkan karena ada faktanya, buktinya, ada wanya, video callnya, smsnya lengkap datanya. Saya Alhamdulillah semuanya bekerja reserse berilmu intelejen,” beber Dang Ike dihadapan pendukung nya.

Dia juga meminta pendukungnya tidak bersedih. Karena dirinya pun tidak bersedih. Karena yang terpenting ialah perjuangan, sementara jabatan hanyalah status sosial.

Namun, dirinya meminta para pendukung nya kembali mengumpulkan bukti dukungan yang dinyatakan TMS beserta bukti pendukung lainnya. Dang Ike menyebut, ada banyak dukungan yang telah dibuktikan bersama KPU bahwa dukungan tersebut memenuhi syarat.

“Saya juga masih berharap yang punya kalian (bukti), wa kalian, foto-foto, video. Pleno mau ditutup nggak bisa, karena kalau hasil ga baik pasti ga benar.. maka jangan di ketok palu dulu . Benarkan dulu. Data sama satu sumber, KPU tapi berbeda. Saya juga sebelum pleno punya angka 28 ribu (dukungan), harusnya 26.077 ribu itu saya sudah lulus. Data itu tapi tidak sama dengan data mereka, tapi silonnya sama dengan KPU semua. Dia 9600 saya 26.077. dan yanh nggal mengenakan lagi, ini belum final dan belum dibacakan keputusan nya karena saya minta selesaikan dulu persoalan itu. Saya juga tidak mau terulang, ini harus diselesaikan sebelum melangkah berikutnya,” tandasnya. (rma/wdi)

Komentar

Rekomendasi