oleh

Patut Ditiru, Warga Ringinsari Gotong Royong Bangun Rumah Korban Kebakaran

RADARLAMPUNG.CO.ID–Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tidak menyurutkan kepedulian masyarakat Pekon Ringinsari Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat. Warga bergotong royong membantu Sumiyati, yang rumahnya ludes terbakar pada Kamis  (20/8/2020).

Peratin Ringinsari Nur Kholis mengungkapkan, pasca musibah kebakaran yang nyaris tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan. Warga langsung  bahu membahu membersihkan puing-puing rumah janda tua yang tinggal sebatang kara itu. Setelahnya warga gotong-royong untuk membuat kembali rumah Sumiyati.

”Alhamdulillah warga Pekon Ringinsari ini sangat kompak, setelah musibah kebakaran terjadi warga langsung bergotong-royong, mulai membersihkan puing-puing, hingga ada yang langsung menyumbang kayu, dan material bangunan lainnya serta bersama-sama membuatkan kembali mbah Sumiyati tersebut rumah,” ungkap Nur Kholis.

Menurutnya, musibah kebakaran tersebut terjadi saat Sumiyati tengah bekerja di ladang sekitar pukul 14.30 sore. Diduga penyebabnya api dari tungku di dapur. Api menjalar begitu cepat, sehingga rumah yang bermaterial kayu tersebut ludes dalam waktu yang singkat, upaya pemadaman yang dilakukan masyarakat tidak membuahkan hasil.

”Kerugian mbah Sumiyati ini sektar Rp75 juta. tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan, karena api menjalar begitu cepat, masyarakat sekitar juga sudah berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya namun tidak membuahkan hasil,” ujarnya.

Anggota DPRD Lambar asal BNS Sarwani, SE., mengaku prihatin atas terjadinya musibah kebakaran tersebut. ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperioritaskan pembentukan UPTD Damkar dan juga penempatan Unit Armada Damkar di wilayah itu.

”Setiap ada musibah kebakaran proses pemadaman dilakukan dengan alat seadanya oleh masyarakat, dan jarang sekali ada musibah kebakaran yang berhasil dipadamkan, karena itu saya  mendormg agar pemerintah untuk mewujudkan harapan masyarakat agar adanya UPTD Damkar  yang di Kecamatan Suoh dan BNS ini, sehingga saat terjadi musibah kebakaran bisa ditangani dengan cepat,” pungkasnya. (nop/wdi)

Komentar

Rekomendasi