oleh

Warkop ON Omah Nenek, Kafe Gaul Harga Bersahabat

RADARLAMPUNG.CO.ID – Warung Kopi atau biasa disebut warkop semakin menjamur, khususnya di Lampung sebagai salah satu provinsi penghasil kopi.

Menariknya, ada satu kedai kopi yang menjadi inspiratif kopi murah, apalagi kalau bukan Warkop ON omah nenek.

Selain membanderol harga terjangkau, warung berkonsep pondok di pinggir pantai ini disukai anak gaul –sangat cocok untuk generasi muda berburu free wifi sambil menyuarakan suara emasnya. Dan, warkop ini tetap memberikan harga bersahabat, baik minuman maupun makanan yang berkisar Rp10-13 ribu.

Bahkan, sejak di-launching Sabtu, 15 Agustus 2020 lalu, cafe beralamat di Jl. Danau Towuti, No.96, Surabaya, Kedaton, Bandarlampung ini selalu memberikan menu baru yang menggugah selera. Pun sesuai permintaan konsumen. Salah satunya mie ayam yang dibandrol hanya Rp13 ribu.

Owner Warkop ON Omah Nenek Aden Kuswira kepada Radarlampung.co.id, Minggu (23/8), mengatakan bahwa mie ayam dari Warkop ON Omah Nenek rasanya berbeda dengan lainnya, karena diolah sendiri dengan bumbu khas.

Apalagi kalau makan mie ayam bersama passion fruit. “Passion fruit merupakan minuman berbagai rasa buah. Sehingga sangat cocok diminum sambil menyantap makanan berat maupun cemilan,” jelas Aden.

Meski bisnis kafe berkonsep kopi kian menjamur, Warkop On juga tetap menjaga daya saing. Dirinya meracik kopi sendiri, mulai dari biji kopi sampai sampai jadi kopi kemasan cup hot maupun cold.

“Kita ready biji kopi, kemudian kita giling sendiri, kita buat ekspreso pakai mesin kopi. Kemudian kita buat komposisi kopi sesuai pesanan konsumen,” ucapnya.

Untuk skala bisnis kecil, fasilitas yang diusung membuat Warkop ON semakin percaya diri, dan optimis meramaikan bisnis kopi. Selain alat pembuatan kopi yang modern, Aden memberikan free Wifi, karaoke, serta fasilitas permainan bersama-sama.

“Kita ingin orang membeli kopi bukan karena ingin duduk, tapi ingin enjoy cup of coffe. Sambil betah berlama-lama, on bareng kolega dan rekan di Warkop ON,” tuturnya.

Untuk harga varian kopi kekinian, Warkop On membanderol mulai dari Rp10 ribu sampai dengan Rp12 ribu. Sementara untuk produk non-kopi dan minuman berkonsep summer series, keseluruhan hanya dihargai Rp10 ribu saja.

“Warkop ON mengutamakan volume, mengicar margin tipis tapi pembelinya banyak. Menurut saya bisnis tidak harus untung banyak, yang penting konsumen dan pelanggan terus berdatangan,” paparnya.

Warung kopi yang buka setiap hari mulai dari pukul 17.00 sampai dengan 23.00 WUB itu juga menyajikan menu camilan pendamping kopi. Yakni aneka panecake dan snak traditional yang juga dibanderol serba Rp10 ribu. (gie/sur)

Komentar

Rekomendasi