oleh

Dua Lurahnya Dilaporkan Ke Polda, Ini Tanggapan Camat TbS

RADARLAMPUNG.CO.ID – Camat Telukbetung Selatan (TbS) Ichwan Aji Wibowo membantah adanya perampasan bantuan sosial HUT PAN yang diduga dilakukan Lurah Talang Sarkoni dan Lurah Sumur Putri Indra.

Dari laporan yang diterimanya, Ichwan menerangkan kejadian tersebut bukanlah perampasan, karena sembako tersebut masih ada dan dapat diambil oleh pemilik di dua kantor kelurahan tersebut.

Menurutnya, di saat pandemi Covid-19 ini, pembagian sembako tersebut melanggar Perwali Nomor 18 Tahun 2020. Sebab, kata dia, di Perwali tersebut jelas menerangkan setiap pembagian apapun ke masyarakat harus melalui Satgas Covid-19 Kecamatan.

“Tapi kan kenyataannya mereka bagi-bagi langsung saja. Terkait itu barang-barang sementara diamankan di kantor kelurahan. Jadi gak ada perampasan. Kalau perampasan diambil paksa dan digunakan untuk kepentingan pribadi,” tuturnya kepada Radarlampung.co.id, Senin (23/8).

Lalu bagaimana tanggapan pihalnya terkait laporan ke Polda Lampung? Ichwan tidak mempermasalahkan itu. Dirinya mengklaim kelurahan menegakkan Perwali. “Kami mencegah pihak melanggaran aturan. Lurah menegakkan Perwali,” tegasnya.

Terpisah, Lurah Sumur Putri Indra Indrawan pun membantah terkait informasi perampasan tersebut. Dijelaskannya, kejadian pada Minggu (16/8) sekitar pukul 13.30 WIB, di RT 02 LK 02 itu, bermula saat dirinya mendapat informasi dari ibu RT 02 tentang adanya perkumpulan.

Dirinya berinisiatif datang ke lokasi. Namun, saat tiba Indra mengaku tidak bertemu dengan pihak yang membagikan sembako tersebut.

“Saya tidak lihat dari PAN atau siapa yang membagikan sembako waktu kejadian. Karena tidak ada lapora ke RT. Berdasarkan Perwali Nomor 18 Tahun 2020 pemberian apapun, baik dari organisasi maupun perorangan harus melalui Tim Satgas Covid-19 Kecamatan,” tuturnya.

Kemudian sambako yang berjumlah 15 paket tersebut ditarik dari masyarakat. “Masyarakat pun memberikan tanpa penolakan. Saya nunggu-nunggu tapi yang punya gak datang-datang. Kalau memang punya PAN bisa diambil di kelurahan dan kami beri penjelasan. Sebab kalau pemberian untuk warga kan bisa kami bantu juga, karena kami yang tahu siapa yang pantas diberi,” ucapnya.

Saat pemberian sembako dari warga ke kelurahan pun menurut Indra dibuatkan berita acara, yang ditandatangani oleh perwakilan warga dan diketahui oleh RT. “Jadi saya gak sembarangan,” tutupnya. (pip/sur)

Komentar

Rekomendasi