oleh

Pemkab Lampura Tolak Berikan Bantuan Hukum

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura), menolak memberikan bantuan hukum kepada dr. Maya Mettisa yang ditetapkan tersangka oleh Kejari Lampura, atas dugaan tindak pidana Korupsi dana BOK tahun anggaran 2017-2018 lalu.

Sekkab Lampura, Drs.Lekok MM memastikan tidak ada bantuan hukum untuk Mayya Mettisa yang masuk dalam tindak pidana korupsi. Sebab, bantuan hukum akan diberikan dalam Tata Usaha Negara dan Perdata.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat hukum dalam hal ini Kejaksaan Negri (Kejari) Kotabumi Lampura, dalam melakukan proses hukum sesuai hukum yang berlaku. Sudah jelas, Pemda akan menghormati proses hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum,” terangnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Hukum Sekretariat Pemerintah Daerah Lampura, Iwan Kurniawan juga menegaskan tidak ada bantuan hukum yang diberikan kepada Kadiskes Lampura non Aktif, dr. Maya Mettisa tersebut.

”Pemerintah Lampura tidak memberi bantuan hukum kepada ibu Maya Metissa, yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus BOK 2017-2018,”ujar Iwan Kurniawan.

Iwan mengaku bahwa keputusan tidak memberikan bantuan hukum terhadap tersangka Maya Metissa diambil setelah Sekretaris Daerah Lampura, Lekok, melakukan pertemuan dan pembahasan mendalam terkait persoalan tersebut.

”Pak Sekda, langsung memanggil kami di bagian hukum untuk membahas soal kasus Ibu Maya. Dan, intinya, kita (pemerintah) tidak bisa memberikan bantuan hukum itu. Karena, pemberian bantuan hukum dari Pemerintah untuk kasus perdata dan Tata Usaha Negara,” bebernya.

Menurutnya, tidak diberikannya bantuan hukum terhadap tersangka kasus korupsi sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Aturan tersebut, kata dia, menjelaskan bahwa bantuan hukum tidak diberikan kepada ASN yang terlibat masalah hukum atau tindak pidana khusus seperti korupsi, narkoba dan terorisme.

Meski begitu, kata Iwan Kurniawan, pemerintah akan memberi pendampingan terhadap Maya Metissa hingga proses penyidikan selesai.

”Kalau pendampingan dalam kasus Ibu Maya, kita siap lakukan hingga penyidikan selesai. Pendampingan ini secara moril dalam artian membantu memberi masukan-masukan mengenai perkara,” pungkasnya.(ozy/yud)

Komentar

Rekomendasi