oleh

Percepat Program Perumahan, Koperasi TKBM-PT DHL Tandatangani Kesepakatan Bersama

RADARLAMPUNG.CO.ID – Program perumahan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang memasuki babak baru. Hari ini (28/8), pengurus Koperasi TKBM melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Duta Hidup Lestari (DHL) selaku pengembang.

Tertera dalam kesepakatan itu, PT DHL sanggup untuk membangun 1.000 unit rumah.

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang Agus Sujatma Surnada menerangkan, penandatanganan kesepakatan tersebut bentuk keseriusan pengurus koperasi untuk perbaikan kesejahteraan anggota Koperasi TKBM kedepannya.

“Kesepakatan menyebutkan bahwa kedua belah pihak saling mendukung, tidak akan saling merugikan. Sepakat berupaya dengan baik mempercepat pembangunan rumah dengan kontrak 1.000 unit,” ujar Agus usai penandatanganan kesepakatan yang digelar di ruang pertemuan RM Jumbo Seafood, Jumat (28/8).

Sejatinya, pembangunan unit rumah yang berlokasi di Dusun Talang Ulu, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) ini telah dilakukan. Yang mama, menurut Agus penandatanganan kesepakatan ini bentuk tindak lanjut dari adendum terdahulu.

“Rumah yang sudah terbangun sekitar 200 unit yang sekitar 150 di antaranya sudah dihuni. InsyaAllah kita akan bangun 1.000 unit tipe 36. Sistem pembayaran dengan pihak pengembang kita lakukan dengan sistem autodebet,” ujar Agus.

Dijelaskan Agus, dipilihnya metode autodebet sudah lebih dulu melalui kesepakatan dengan para buruh. Melalui supervisi masing-masing. Juga diketahui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panjang selaku pembina. “Yang jelas antara kami dengan pihak pengembang akan terus berkoordinasi dengan baik,” ucap Agus.

Agus menambahkan, guna lebih mendukung upaya percepatan, pihaknya membuka diri terhadap pihak ketiga yang berkenan mem-backup pembayaran. Sehingga pembayaran akan berlangsung secara kontinyu tanpa keterlambatan. Dengan catatan, modal yang diberikan tidak berbunga tinggi.

“Jadi memang kami sedang mencari para pendukung, baik itu bank atau pihak ketiga lainnya. Tapi dengan bunga terendah. Kami butuh kepekaan mereka karena ini rumah untuk buruh,” tegas Agus.

Lalu adakah syarat tertentu untuk anggota menempati rumah tersebut. Menurut Agus, selama terdaftar sebagai anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang maka berhak atas rumah yang terbangun. Hanya saja, memang ada prioritas yang diberlakukan.

“Siapa yang boleh lebih dulu menempati rumah tersebut bukan dari lama bekerja, tapi yang memang belum memiliki rumah. Pengajuannya bisa dengan meminta surat rekomendasi lurah, yang menyatakan kalau memang yang bersangkutan tidak memiliki rumah atau masih mengontrak. Dan itu anggota,” beber Agus.

Di tempat yang sama, Direktur PT DHL A. Tamzil menyatakan siap bekerja sama dengan baik. “Sebagai pengembang, dalam hal ini kami akan tetap selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan koperasi sejauh mana proges pembangunan rumah,” ucap Tamzil.

Akan tetapi, terkait pembangunan unit rumah, menurutnya dilakukan mengikuti dana yang tersalur ke pihaknya. “Kami haya bisa memberikan unit rumah sesuai kemampuan dana koperasi dengan sistem autodebet. Ini sistem yang sangat baik untuk menjaga agar tidak disalahgunakan pihak manapun,” kata Tamzil.

Di sisi lain, dia sependapat dengan upaya koperasi untuk bekerja sama dengan pihak lain dalam hal pendanaan. “Saya sebagai direktur berkomitmen pembangunan ini lebih dipercepat. Dan kiranya kalau berkenan pihak koperasi menggandeng puhak ketiga untuk kelancaran pendanaan dengan bunga serendah mungkin,” tukasnya. (sur)

Komentar

Rekomendasi