oleh

Puluhan Ribu Pekerja di Bandarlampung Terima Program Bantuan Rp600 Ribu

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 69.298 pekerja di wilayah Kota Bandarlampung tervalidasi menerima program bantuan Rp600 ribu. Penerima bantuan itu pekerja yang bergaji dibawah Rp5 juta dan anggota BPJS Ketenagakerjaan aktif hingga Juni 2020.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandarlampung Wan Abdurrahman mengatakan, jumlah 69.298 itu merupakan hasil validasi. Dengan adanya program itu, maka seyogyanya sudah menjadi perhatian bersama, terutama bagi perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi di momen saat inilah harus serius pengusaha-pengusaha itu untuk segera mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan dengan membayar kewajiban sesuai dengan ketentuan,” katanya, Jumat (28/8).

Terkait data pekerja yang belum didaftarkan, pihaknya tidak bisa melakukan sendiri, karena itu kewenangan tim terpadu untuk mengimbau dan mensosialisasikan kepada perusahaan-perusahaan agar patuh terhadap kewajiban BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi kita datanya menginduk ke BPJS Ketenagakerjaan sehingga satu pintu. Disnaker ini salah satu tim bersama BPJS bersama juga dari pihak Kejaksaan menghimbau untuk segera mendaftarkan,” ujarnya.

Bagi perusahan yang tidak mendaftarkan pekerjanya, tentunya ada sanksi. Sehingga, dalam menangani, juga ada peran bersama dengan aparat penegak hukum. “Pokoknya ada aturan itu yang menyatakan ada sanksi. Ya, sanksi itu bisa berupa sanksi administratif bahkan bisa sanksi pidana juga,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa iuran itu (BPJS Ketenagakerjaan) ditanggung bersama antara si pekerja dan perusahaan. “Makanya, itu bisa saling membantu karena itu tidak dibebankan mutlak sepenuhnya kepada perusahaan saja,” pungkasnya.

Diketahui, program bantuan Rp600 ribu berupa subsidi upah/gaji disalurkan kepada sebanyak 2,5 juta pekerja se-Indonesia yang sudah tervalidasi dan masuk batch pertama. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi