oleh

BPS Mulai Sensus Tahap Akhir

 

radarlampung.co.id – Setelah sukses menggelar sensus penduduk online (SP Online) 2020, pada 15 Februari sampai 29 Mei 2020, lalu. Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Lampung memulai kick off pelaksanaan sensus penduduk wawancara yang dimulai tanggal 1 sampai 30 September 2020.

Kepala BPS provinsi Lampung, Faizal Anwar mengatakan, dalam rangka mewujudkan satu data kependudukan Indonesia, dalam pelaksanaan sensus penduduk 2020 BPS menggunakan metode kombinasi dengan memanfaatkan data registrasi penduduk dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

“Memperhatikan situasi global sedang dalam Pandemi COVID-19, maka BPS melakukan penyesuayan tata kelola dalam penyelenggaraan SP 2020 yang menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19 selama kegiatan SP 2020,” katanya, Senin (30/8).

Selain itu, BPS juga melibatkan secara aktif ketua satuan lingkungan setempat (SLS) seperti ketua RT atau kepala dusun dalam pelaksanaan pendataan SP 2020. Pihaknya juga membagi wilayah pendataan menjadi tiga zona yaitu zona satu (wilayah DOPU), zona dua (wilayah non DOPU), dan zona tiga (wilayah wawancara).

Lebih jauh dia menjelaskan, pelaksanaan sensus penduduk 2020 dilakukan dalam dua periode yaitu, periode satu pada 15 Februari-29 Mei 2020 yang disebut sensus penduduk online, yang telah diselenggarakan dan memperoleh partisipasi dari masyarakat Lampung sebesar 1,9 juta penduduk.

Sedang, periode dua dilaksanakan 1-30 September 2020 yakni kegiatan pemeriksaan daftar penduduk, verifikasi lapangan dan pendataan penduduk berdasarkan daftar penduduk hasil pengisian sensus penduduk online dan data registrasi penduduk dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Adapun untuk tahapan pelaksanaan yakni kegiatan pemeriksaan daftar penduduk, petugas sensus bersama ketua atau pengurus satuan lingkungan setempat melakukan pemeriksaan dan identifikasi nama nama penduduk yang tercatat dalam daftar penduduk.

Dilanjutkan dengan kegiatan verifikasi lapangan, petugas sensus bersama ketua atau pengurus SLS melakukan pengecekan keberadaan penduduk berdasarkan daftar penduduk yang telah dilakukan pemeriksaan dengan mendatangi setiap rumah.

Serta, kegiatan pendataan penduduk, yaitu pengi Ciyan data secara mandiri dengan metode drop off pick up (DOPU), petugas sensus akan membagi kan dokumen pendataan kepada penduduk bersama dengan ketua atau pengurus SLES terkecil untuk diisi secara mandiri dan akan dikumpulkan kemudian.

“Untuk kegiatan ini hanya dilaksanakan di Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten pesisir Barat,” tambah dia.

Pendataan lapangan sensus penduduk 2020 ini dilaksanakan oleh 6.074 petugas sensus yang akan mendata di seluruh wilayah provinsi Lampung. Proses pendataan akan dilakukan bersama sama antara petugas sensus dengan pengurus RT, dusun atau kampung.

“Oleh karena itu dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menerima petugas sensus yang datang ke rumahnya dan menjawab pertanyaan petugas sensus dengan sebenarnya,” tambahnya.

Sambung dia, dalam rangka pencegahan COVID-19, petugas sensus yang bertugas mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, face shield, sarung tangan plastik, dan handsanitizer.

Untuk memastikan bahwa seluruh petugas sensus sehat, BPS telah melaksanakan rapid tes kepada seluruh petugas yang akan diterjunkan dalam pendataan dan hanya petugas yang lulus rapid tes atau hasil tidak reaktif yang ditugaskan melakukan pendataan lapangan.

“Seluruh petugas sensus BPS juga dibekali seragam rompi, tas dan ID card, kami juga mengingatkan bahwa pelaksanaan sensus penduduk 2020 tidak memungut biaya apapun,” pungkasnya. (Ega/yud)

Komentar

Rekomendasi