oleh

Petugas Sensus Penduduk Dilengkapi Surat Tugas, Ini Pesan Walikota

 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Bandarlampung menegaskan bahwa petugas sensus penduduk 2020 tatap muka ke rumah-rumah warga dibekali surat tugas. Ini sebagai upaya mengantisipasi oknum yang bertanggung jawab.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bandarlampung Akhmad Nasrudin mengatakan, petugas sensus penduduk yang dikerahkan ada sebanyak 625 orang yang disebar ke 20 kecamatan atau 126 kelurahan se-Kota Bandarlampung.

“Pelaksanaan sensus mulai hari ini, Selasa (1/9) hingga Rabu (30/9) atau dapat dihitung efektif di lapangan sekitar 15 hari. Seluruh petugas itu sudah dirapid tes dan dipastikan hasilnya non-reaktif,” katanya, Selasa (1/9).

Petugas sensus dilengkapi dengan kelengkapan atau atribut, ada rompi bertuliskan sensus penduduk, membawa tas yang berisikan: surat tugas, mengetakan nametage yang dilengkapi dengan barcode -jadi tidak bisa dipalsukan.

“Jika barode di-scan, maka akan muncul foto dan nama petugas itu. Ini gunanya untuk menghindari adanya pihak lain yang mengatasnamakan petugas sensus,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang mendapati petugas sensus tidak dilengkapi atribut sebagimana dimaksud dan tidak bisa menunjukkan surat tugas dan nametage berbercode, pihaknya mengimbau untuk tidak diterima.

Dia juga menyebutkan, pihaknya juga membekali petugas dengan menerapkan protokol kesehatan masa pandemi Covid-19. Petugas dilengkapi dengan face shield, masker, sarung tangan dan handsanitizer.

Dia bilang, dulu konsep awal bagi masyarakat yang melakukan sensus online tidak dilakukan sensus manual. Namun, karena kondisi dimasa Covid-19, yang menyebabkan ad jeda sekitar 6 bulan, kemungkinan besar ada perubahan data, maka petugas sensus akan melakukan konfirmasi ulang secara manual.

“Petugas akan mengonfirmasi apakah yang bersangkutan masih ada di lokasi itu secara fakta atau tidak. Mungkin butuh waktu sekitar 5 menit untuk konfirmasi ini,” bebernya.

Menurutnya, seluruh penduduk yang telah sudah sensus secara online maupun yang belum akan dikunjungi oleh petugas sensusu untuk mengonfirmasi secara langsung. “Gelandangan juga akan dilakukan pendataan,” imbuhnya.

Dia berharap, warga yang belum sensus online dapat mengikuti pengisian sensus manual ini dengan maksimal: menerima kunjungan petugas sensus. Sensus penduduk ini berpengaruh besar terhadap kebijakan yang akan diambil kemudian.

Sensus pemduduk kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimana kali ini dilakukan dengan sedikit pertanyaan dan lebih spesifik -bersifat khusus. Setidaknya hanya tiga pertanyaan saja.

Walikota Bandarlampung Herman HN menekankan agar petugas sensus penduduk tatap muka 2020 harus menerapkan protokol kesehatan agar mencegah dan terhindar dari Covid-19. “Karena masyarakat harus sehat semuanya,” harapnya.

Meskipun semua petugas sensu sudah dirapid tes. Namun, Herman HN mengingatkan agar harus tetap hati-hati dengan mengenakan sarung tangan dan jaga jarak. “Bila perlu masyarakatnya sebelum menerima petugas harus cuci tangan dan memakai masker,” ujarnya. (apr/yud)

Komentar

Rekomendasi