oleh

Riana Sari Arinal Ajak Anak-Orang Tua Tetap Kreatif dan Berkarya di Rumah

RADARLAMPUNG.CO.ID- Datangnya pandemi Covid-19 memaksa kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara online di rumah. Sejak itu juga, orang tua harus ikut menemani anak dalam pelaksanaan belajarnya.

Untuk itu, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Masyarakat (BP PAUD Dikmas) Provinsi Lampung melaksanakan Webinar Kelas Orang Tua Berbagi. Hadir dalam webinar dengan materi ’’Mengelola Perubahan Perilaku Anak Usia Dini pada Masa Belajar dari Rumah (BDR)’’ yang diselenggarakan secara daring ini Bunda PAUD Provinsi Lampung Riana Sari Arinal.

Dalam sambutannya, Riana pun mengatakan sejak enam bulan terakhir ini, karena masa pandemik, memang banyak membatasi jarak fisik dengan beraktivitas di rumah saja. Menurutnya hal ini membutuhkan adaptasi yang tidak mudah. Pola belajar anak berubah, mulai dari belajar di kelas secara tatap muka dengan didampingi guru menjadi belajar di rumah dengan didampingi orang tua.

”Ini tentu butuh penyesuaian bagi orang tua karena harus mampu menjadi guru untuk anaknya. Di sisi lain juga harus menyelesaikan pekerjaannya sendiri, termasuk pekerjaan rumah yang lain,” jelas Riana saat membuka webinar tersebut bersama Kepala BP PAUD Dikmas Lampung Khairullah, M.Si. di Diskominfo Provinsi Lampung, Rabu (2/9).

Pandemi Covid 19 ini juga, lanjutnya, tentu membuat perilaku anak berbeda. Orang tua harus banyak bersabar menghadapinya karena mood aanak mudah berubah. Oleh karena itu, orang tua dituntut bisa menjaga mood anak agar tetap baik. Ciptakan aktivitas menyenangkan dalam belajar anak. Satu hal yang harus ditekankan, apapun aktivitas pembalajaran anak di rumah harus dilakukan melalui bermain.

“Meskipun tiap orang tua tentu memiliki pendekatan berbeda dalam mendidik dan mengasuh anak, kita sepakat apa pun caranya, semua pendekatan tersebut pada dasarnya dilakukan agar anak tumbuh menjadi pribadi lebih baik. Saya sebagai Bunda PAUD mengajak anak-anak dan orangtua tetap kreatif dan berkarya di rumah. Berikan apresiasi terhadap apa yang dilakukan anak, berikan pujian terhadap karyanya agar anak semangat dan percaya diri atas kemampuannya,” pesannya.

Riana juga membagikan cara dalam melakukan pendekatan kepada anak-anak di masa pandemi Covid-19 ini. Yaitu dengan memastikan putra-putrinya dalam keadaan sehat dan mendapatkan nutrisi cukup sehingga mereka dapat belajar dan berkonsentrasi dalam melakukan kegiatan pembelajaran online. Kemudian dampingi anak-anak dalam proses pembelajaran, orangtua dan anak harus membuat kesepakatan kapan menggunakan gawai untuk belajar, dan kapan saatnya anak untuk tidak menggunakannya.

Lalu bantu anak-anak tetap aktif, kreatif dalam menciptakan kegiatan yang bisa dilakukan bersama, memasak, bercocok tanam, memelihara hewan piaraan, dan lainnya.

“Namun yang paling penting adalah tetap memberikan energi positif kepada anak. Terus berikan semangat dan kelola emosi secara bijak,” tambahnya.

Dirinya juga membagikan tips agar anak senang belajar online. Pertama, usahakan anak dapat menulis dengan nyaman dengan memperhatikan posisi duduk anak. ”Ciptakan suasana yang fokus dengan mengarakan belajar di tempat yang tidak memancing banyak perhatian. Jadikan orang tua sebagai teman diskusi, ketebukaan dalam berkomunikasi, dan saling memberi masukan. Diskusi bisa dalam hal materi pelajaran atau hal-hal yang disukai ataupun tidak disukai,” tandasnya.

Menurutnya jangan lupa berikan penghargaan berupa pujian atas perilaku yang diusahakan setiap harinya agar anak merasa dihargai dan termotivasi dalam belajar. ”Karena menjadi salah satu hikmah yang luar biasa dari adanya wabah covid-19 ini adalah membawa orang tua dan seluruh anggota keluarga untuk lebih banyak di rumah dan menjalankan peran strategisnya sebagai pendidik utama dan pertama bagi putra-putrinya. Mendampingi anak untuk mendapatkan haknya belajar adalah sebuah peran mulia yang memerlukan kesadaran dan kecakapan orang tua dalam menjalankannya,” tandasnya. (rma/c1/rim)

Komentar

Rekomendasi