oleh

Dear Bunda Eva, PKS Bantah Nge-Prank Soal Rekom di Pilwakot

RADARLAMPUNG.CO.ID- PKS Lampung bersikap di delapan daerah pelaksana pilkada serentak di Lampung. Kamis (3/9) PKS memberikan tiga form B1KWK kepada tiga Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) kada.

Yakni Rycko Menoza-Johan Sulaiman (Bandarlampung), dengan Keputusan DPP PKS nomor : 301.8/SKEP/DPP-PKS/2020, tertanggal 31 Agustus 2020. Kemudian Toni Eka Candra-Antoni Imam (Lampung Selatan) merujuk Keputusan DPP PKS nomor: 067.8/SKEP/DPP-PKS/2020 tanggal 28 Agustus 2020. Lalu Ahmad Mufti Salim-Saleh Candra (Metro) sesuai dengan Keputusan DPP PKS dengan Nomor : 066.8/SKEP/DPP-PKS/2020, tertanggal 27 Agustus 2020.

SK diserahkan Ketua DPP Korwil Wilayah Daerah Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) Gufron Aziz Fuadi, didampingi Sekretaris DPW PKS Lampung Ade Utami Ibnu di DPW PKS Lampung, Kamis (3/9).

Dalam sambutan, Gufron Aziz Fuadi mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak termasuk awak media. Namun, yang membuat audiens sontak tertawa ketika dia mengklarifikasi bahwa pilihan jatuh kepada Rycko Jos bukanlah bentuk prank kepada Eva Dwiana.

Dia juga berterima kasih kepada Eva Dwiana dan Herman HN telah menerima keputusan dengam besar hati. “Jika teman-teman media bilang PKS nge-prank Ibu Eva, itu tidak benar. PKS tidak pernah ngeprank Eva Dwiana. Inilah takdir Allah. Memang diawal kita beriringan tapi bagi PKS, siapa yang ditunjuk, itu yang dimenangkan, ” kata dia.

Sementara, Ahmad Mufti Salim mengatakan, pasca rekom dari partainya ini, dia mengajak semua parpol koalisi bergerak memenangkan siapa yang ditunjuk koalisi parpol tersebut.

“Untuk di Metro, tentunya kami menginginkan Metro bahagia. Kemudian di daerah lain juga banyak unsur kuningnya. Berjaya, Baru, dan Bahagia, ” ucapnya.

Kepada awak media, Rycko Menoza mengaku akan menjaga amanah PKS dan berjuang bersama dalam pilwakot Bandarlampung. “Tentunya saya akan menjaga amanah ini. Seperti saat saya di Lamsel dulu. Marwah partai tentu menjadi priotitas yang haris dijaga, dan semua keluarga besar terutama yang ada di Bandarlampung,” kata dia.

Mantan Bupati Lampung Selatan ini mengaku akan melakukan konsolidasi lanjutan bersama Golkar dan PKS untuk merencanakan strategi pemenangan-pemenangan.

Sementara, Johan Sulaiman mengaku tidak menduga bakal mendampingi Rycko Nenoza. Sebab, dia bukan berasal dari Dapil I Bandarlampung. Namun, dia mengaku memahami Bandarlampung lantaran sejak SD dia meniti ilmu di Kota Tapis Berseri itu. “Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan. Dan saya minta dukungannya, dari semua” kata dia. (abd/wdi)

Komentar

Rekomendasi