oleh

Kasus Bocah Tewas di Kebun Sawit, Polisi Banyak Temukan Luka Lebam dan Lecet

RADARLAMPUNG.CO.ID-Adi Supeno (25) tersangka pembunuh Erlangga Ahmad Dani (8), warga Tiyuh Bumi Asih Kecamatan Gunungterang, Tulangbawang Barat masih terus diperiksa polisi Jumat (4/9). Polisi masih mendalami semaksimal mungkin motif korban membunuh buah hati dari Eka Winarsih (28) yang disebut-sebut kekasih tersangka. “Ya sekarang masih kita periksa secara intensif, ini dimaksudkan agar tidak ada hal yang disembunyikan tersangka atas kasus ini. Kami ingin semua tuntas,”terang Kapolres Tubaba AKBP. Hadi Saeful Rahman SIK.

Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan inafis Polres Tubaba, terdapat sejumlah luka-luka yang tidak wajar di tubuh korban. Masing-masing luka lebam di perut dekat pusar, luka lebam di paha kanan, luka lecet di perut, luka di dimulut mengeluarkan darah, dan terdapat kotoran di celana siswa kelas 1 SD tersebut. “Kasus ini dilaporkan ibunya secara langsung ke kita,”terang Hadi lagi.

Peristiwa pembunuhan ini sendiri terjadi pada Rabu (2/9) sekitar Pukul 16.00 WIB sesaat setelah mereka mencari buah alfukat dan menjerat monyet. Saat itu ibu almarhum sempat menanyakan kepada tersangka di mana anaknya. Oleh tersangka dijawab bahwa korban menginap di rumahnya. “Jadi pasca pembunuhan oleh tersangka ini, ia kembali menemui ibu korban,”paparnya.

Diketahui, Kamis (3/9/2020) diketahui sekira Pukul 10.00 WIB di kebun sawit milik PT Bumi Madu mandiri (BMM) saat pekerja akan memanen sawit. Mereka melihat ada mayat tengkurap ditutup pelepah sawit di bawah pohon sawit. Kemudian pekerja tersebut melapor kepada mandor perusahaan, selanjutnya mandor perusahaan menghubungi kepala Tiyuh Bojong Dewa. Selanjut Kepalo Tiyuh Bojong Dewa menghubungi Kepolisian Sektor Tuba Tengah dan Polres Tubaba.

Selanjutnya anggota Polres Tubaba serta Inavis Tubaba dan anggota Polsek Tuba Tengah melakukan koordinasi dengan satgas Covid-19 RSUD Tubaba lalu bersama sama berangkat menuju tempat kejadian perkara (TKP). (fei/wdi)

Komentar

Rekomendasi