oleh

Kabar Duka, Satu Pasien Covid-19 Meninggal Dunia, Hari Ini Muncul 12 Kasus Baru

RADARLAMPUNG.CO.ID – Penambahan kasus positif Covid-19 di Lampung kembali meroket. Tercatat, per Minggu (6/9) kembali terkonfirmasi 12 orang positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung Reihana menerangkan, di antara mereka yang terkonfirmasi positif, tujuh orang berasal dari Lampung Utara, dua dari Bandarlampung, dua dari Lampung Selatan, dan satu dari Mesuji.

Per hari ini juga, kembali ada satu pasien yang terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia.

“Pasien 441, 442, 443, 444, 445, dan 446 dari Lampung Utara, merupakan hasil tresing dari pasien nomor 402 yang pada saat ini sedang menjalani isolasi, yaitu konfirmasi positif asimtomatis atau tanpa gejala,” beber Reihana.

Kemudian pasien nomor 448, laki-laki 65 tahun dari Lampung Selatan saat ini yang menjalani isolasi di rumah sakit swasta di Bandarlampung. Pasien 449 perempuan 41 tahun dari Lampung Selatan merupakan pelaku perjalanan dari Tanjung Priok, Jakarta dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pasien 450 perempuan 25 tahun dari Mesuji, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, pasien 451 laki-laki 27 tahun dari Bandarlampung yang merupakan hasil trasing dari pasien 434, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Selanjutnya pasien 452 perempuan 59 tahun dari Bandarlampung yang merupakan juga hasil trasing dari pasien 425, saat ini sedang gejala dan dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung.

“Untuk yang selesai isolasi, dalam arti sembuh alhamdulillah hari ini ada 6 orang. Mereka 3 orang dari Bandarlampung, 2 dari Lampung Selatan, dan 1 dari ampung Tengah,” sebut Reihana.

Kemudian, untuk pasien 357 perempuan 60 tahun, pasien 358 laki-laki 28 tahun, dan pasien 364 laki-laki 48 tahun dari andarlampung. “Selanjutnya yang selesai isolasi 347 perempuan 24 tahun dan pasien 349 perempuan 25 tahun dari Lampung Selatan. Pasien 376 perempuan 21 tahun dari Lampung tengah juga telah selesai menjalani isolasi,” tambahnya.

Kemudian ada satu kematian konfirmasi Covid-19, yaitu 1 orang dari Lampung Utara. Pada 19 Agustus, pasien mengikuti rapat dengan kolega bisnis di Bandarlampung. Pada 2 September berobat ke rumah sakit swasta telah ada gejala. Selanjutnya dilakukan rapid tes dan hasilnya reaktif dan dirawat di rumah sakit.

Kemudian mengalami perburukan pada 5 September pukul 14.00. Dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.30. Sebelumnya pada 2 September 2020 dilakukan pengambilan swab dan konfirmasi positif pada 5 September. “Pemulasaran jenazah dilakukan dengan tata cara Covid-19,” tukasnya. (rma/sur)

Komentar

Rekomendasi