oleh

Indonesia di Ambang Resesi

RADARLAMPUNG.CO.ID – Indonesia hampir dapat dipastikan akan masuk ke jurang resesi. Kondisi ini juga akan dialami Provinsi Lampung.

Demikian diungkapkan Anggota DPR RI Komisi XI bidang Keuangan dan Perbankan Marwan Cik Asan saat menjadi keynote speech pada acara Focus Group Discussion Program Pemulihan Ekonomi Nasional di Provinsi Lampung di Hotel Novotel, Senin (7/9).

Pria yg pernah menjabat Ketua DPRD Lampung ini menjelaskan, kondisi itu tercermin dari masih rendahnya serapan anggaran APBN. Hingga saat ini, serapan anggaran secara nasional baru mencapai 25 persen.

“Meskipun Menkeu Ibu Sri Mulyani tetap optimis ekonomi nasional akan tumbuh, tapi kami melihat sebaliknya. Serapan anggaran masih minim. Bahkan ada lembaga/instansi yang saat ini baru keluar DIPA-nya,” kata Marwan Cik Asan pada acara yang dihelat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung itu.

Untuk itu, Marwan mengimbau agar semua pihak mulai bergerak dalam arti tidak lagi mengandalkan pertemuan virtual semata. Harapannya, meski sedkit langkah ini ikut berperan menggerakkan sektor perekonomian.

“Seperti acara sekarang. Hotel bisa terisi, makan minum berjalan. Saya berterima kasih pada OJK yang telah memulai langkah ini. Saya imbau semua pihak untuk ikut bergerak jangan hanya sebatas virtual saja,” imbau Marwan.

Di akhir sambutannya, Marwan optimistis Provinsi Lampung dapat bertahan dari deraan resesi. Menurutnya, Lampung punya modal sektor pertanian yang cukup kuat. Ditambah keberadaan sekitar 150 ribu pelaku UMKM di Sai Bumi Ruwa Jurai.

Dengan modal itu, Marwan berharap meski terkena imbas resesi, Provinsi Lampung dapat segera bangkit. “Sebelum Covid-19, Lampung biasa menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi yang baik. Karena itu saya berharap Lampung bisa segera rebound atau bangkit sektor perekonomiannya dibanding daerah lain,” tandasnya. (fik/wdi)

 

 

Komentar

Rekomendasi