oleh

Luar Biasa, Sampah Didunia Ada Sekitar 1,3 Miliar Ton

Radarlampung.co.id – Aksi World Cleanup Day (WCD) merupakan aksi bersih-bersih serentak yang dilakukan organisasi masyarakat di Estonia yang disebut Let’s Do It pada tahun 2008.

Arif Bagas Kesuma, Leader WCD Regional Lampung mengatakan, Setelah 10 tahun, gerakan ini disambut oleh berbagai Negara dan menjadi asal muasal lahirnya World Cleanup Day untuk melakukan aksi bersih-bersih secara serentak. Di Indonesia, WCD diperkenalkan oleh Let’s Do It Indonesia yang merupakan organisasi dibawah jaringan Let’s Do It World pada tahun 2014.

“Setelah 5 tahun perjalanan, dibantu oleh seluruh organisasi yang tergabung dalam core team nasional, sejak tahun 2018 Indonesia menorehkan sejarah dengan menjadi Negara pemimpin cleanup terbesar di dunia,” klaimnya.

Dia menjelaskan, kampanye aksi bersih terhadap sampah ini, dilaksanakan secara serentak pada (21/9/2019) di seluruh dunia yang diikuti oleh 180 negara. Terdapat 1,3 Miliar ton sampah yang dihasilkan setiap tahunnya.  Hanya ±368 juta ton sampah yang berakhir di tempat penampungan sampah dunia.

“Sementara sampah lainnya tersebar di sungai, laut, dibakar secara terbuka, tersebar di jalan-jalan di perkampungan dan perkotaan,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia pada tahun 2018 menghasilkan 187 ribu ton sampah setiap harinya, atau sekitar 68 juta ton setiap tahunnya (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2018). Maka dari itu, Indonesia akan melibatkan 13 juta relawan termasuk Provinsi Lampung untuk terlibat pada aksi bersih-bersih sedunia pada 19 September 2020 mendatang.

“Kami sangat mengharapkan semua teman-teman baik komunitas ataupun coreteam dapat turut serta bergabung dalam kegiatan ini. Ada 30 komunitas dan 17 media partner yang ikut bergabung dengan kegiatan ini,”pungkasnya. (gie/yud)

Komentar

Rekomendasi