oleh

Muncul 21 Kasus Baru Covid-19, Kadiskes Bandarlampung: Warga Sebaiknya Diam di Rumah

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kasus baru positif Covid-19 di Lampung terus mengalami peningkatan, hari ini (13/9) diketahui kasus baru terkonfirmasi sebanyak 49 orang. Penambahan terbanyak berasal dari Bandarlampung, sebanyak 21 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan, adapun 21 kasus itu terdiri dari 18 orang tanpa gejala (OTG) dan 3 orang berstatus bergejala.

“Dari 21 orang itu yang menjalani perawatan di rumah sakit (RS) ada 4 orang: 2 di RS Imanuel, dan 2 orang lagi di RS Advent. Sedangkan yang lainnya menjalani kesehatan dengan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ungkapnya kepada Radar Lampung.

Berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, 21 orang itu berasal berdomisili di 8 kecamatan: Kedaton (3 orang), Tanjungkarang Barat (4), Tanjungkarang Pusat (3), Wayhalim (2), Sukarame (2), Kedamaian (5), Tanjungsenang (1), dan Kemiling (1).

Dengan bertambahnya pasien baru itu, kasus pasien positif Covid-19 di Bandarlampung kini total sebanyak 232 kasus. Sebanyak 149 pasien telah dinyatakan sembuh dan 13 orang meninggal dunia. Serta 70 orang masih dalam perawatan atau isolasi mandiri.

Edwin mengimbau masyarakat Kota Tapis Berseri, seiring terus meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19, seyogyanya masyarakat meningkatkan kehati-hatiannya dalam menjalani aktivitas di luar rumah.

“Ya, kalau dilihat dari hasil penelusurannya, pasien terbaru ini kebanyakan tertular dari pasien sebelumnya yang dirawat di RS Imanuel. Sekitar 15 orang, sedangkan lainnya ada juga tertular setelah dari bepergian ke luar kota,” bebernya.

Dirinya juga mengingatkan, pandemi Covid-19 dapat menyerang siapa saja, bahkan dari 21 kasus baru itu, salah satunya merupakan dokter. Sehingga, warga harus disiplin dengan menerapkan protokol kesehatan: memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

“Kalau tidak penting-penting banget, jangan dulu lah keluar-keluar rumah: nongkrong, makan di warung, jalan-jalan ke pantai, diam di rumah saja itu lebih aman,” tandasnya. (apr/sur)

Komentar

Rekomendasi