oleh

Beber Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19, Kadiskes Lampung : RS Harus Tanggap

RADARLAMPUNG.CO.ID-Ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di Lampung berjumlah 387 tempat tidur. Sampai Kamis (17/9) terisi 118 tempat tidur. Karenanya, Juru Bicara Satgas Penanganan  Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengingatkan manajemen memantau jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit masing-masing.

Sebab, beber Reihana pada Kamis (17/9) masih ada ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 jika perlu perawatan. “Kita punya 387 tempat tidur yang tesebar di 36 rumah sakit rujukan. Bahkan yang  dengan ventilator itu ada 24 tempat tidur. Tanpa ventilator itu ada 363 tempat. Saat ini yang dirawat atau  menggunakan tempat tidur 118 pasien. Jadi sisa 269 tempat tidur,” beber Reihana.

Dari 118 pasien yang tengah dirawat pun, lanjut Reihana pun tidak semuanya menggunakan ventilator. Bahkan ada juga yang ventilator belum terpakai. Hal itu terjadi karena tidak semua pasien Covid-19 membutuhkan ventilator.

“Jadi  dari total itu, kami masih punya 20 tempat tidur yang berventilator yang belum digunakan. Dan ini tidak hanya ada di RSUDAM, tapi tersebar di 36 rumah sakit rujukan se Lampung,” lanjutnya.

Sebelumnya juga sudah ada bantuan CSR dari PT Bukit Asam berupa enam ventilator yang ada di RSBNH, RSUD Lamteng, RSUD Bob Bazar Lamsel, RSUD Pesawaran, dan RSUD Tanggamus. “Insyaa Allah akan dapat bantuan 6 ventilator lagi, tentu juga akan dibagikan ke kabupaten. Dan daerah kan ada dana refocussing juga, maka harusnya bisa juga kan beli ventilator kalau memang sangat urgent,” tambahnya.

Ditanya soal beberapa rumah sakit daerah yang mengaku ruang isolasinya penuh, disebut Reihana harusnya bisa berkoordinasi. Sehingga tidak terjadi pasien penuh didalam satu rumah sakit saja.

“Ya harusnya berkoordinasi jangan sampai kekurangan (tempat tidur), kan kita sudah sampaikan ada 36 rumah sakit rujukan kita ada sistem Sisrute (Sistem Rujukan Rumah Sakit Terintegrasi). Jadi kalau dia (pasien) dari rumah sakit itu penuh, maka (petugas RS) secepatnya mencari rumah sakit yang lain yang masih tersedia tempat tidurnya untuk segera melakukan sistem rujukan terpadu itu. Karena kita tidak mengharapkan pasien di suatu daerah tidak kebagian tempat tidur di ruang isolasi,” tambahnya.

Oleh karena itu, Reihana menghimbau pada semua direktur rumah sakit itu harus tanggap jika diketahui pasien Covid-19 yang dirawat nya penuh. Kemudian mempunyai semua daftar-daftar rumah sakit dan melihat apakah ruang isolasi rumah sakit mana yang masih bisa dipakai. Karena setiap hari, lanjut Reihana, dirinya telah mengumumkan Lampung masih punya banyak tempat tidur untuk pasien Covid-19. (rma/wdi)

Komentar

Rekomendasi